Polisi Amankan Pembawa Kabur Sepeda Motor Adik Ipar

0
2

LAMPUNGPAGI.NET — Lantaran butuh modal usaha terpaksa Samsul Bahri (26) nekat bawa kabur sepeda motor mantan adek ipar, namum sayangnya hasil curian belum sempat digadaikan tersangka sudah diciduk Polisi.

Kapolsek Sumberejo Iptu. Takarinto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP. Hesmu Baroto, SIK, MM mengungkapkan, tersangka bernama Samsul Bahri (26), wiraswasta warga Desa Pematang Tutu Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran ditangkap berdasarkan laporan tanggal 10 Oktober 2019.

“Tersangka ditangkap. Sabtu 12 Oktober 2019 sekitar pukul 16.00 WIB, saat berada diseputaran Pekon Negeri Agung Talang Padang Tangggamus,” kata Takarinto. Minggu (13/10/2019) siang.

Menurut Kapolsek, hasil pengembangan petugas juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) sepeda motor merk Honda Beat BE 6722 ZH milik pelapor, disembunyikan pelaku di Kedondong Pesawaran. Kronologis pengambilan motor tersebut, ketika adik pelapor bernama Jumanah (16) sekolah di Kecamatan Sumberejo didatangi oleh tersangka.

Kemudian, tersangka meminjam motor berdalih akan digunkan untuk mengambil transferan dari kakak korban. Adik pelapor tidak curiga sebab selama ini tersangka merupakan mantan suami dari kakak perempuannya. Lantaran percaya, adik pelapor juga meminta dibonceng agar diantarkan pulang terlebih dahulu ke Talang Padang sambil menyerahkan kunci motor tersebut.

Setelah berjalan sekitar jarak 1 KM lagi tersangka kembali beralasan akan mengambil sesuatu dan meminta adik pelapor turun dijalan karena hendak ke warung. Setelah beberapa jam adik pelapor menunggu dipinggir jalan, akhirnya pulang ke ruamah menumpang ojek.

Mengetahui hal tersebut akhirnya pelapor mencari informasi dan ternyata motor itu sudah berada di Pesawaran sehingga pihak korban melapor ke Polsek Sumberejo. Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Sumberejo, guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka dijerat pasal 372 KUHPidana junto 378 KUHPidana tentang penipuan, penggelapan ancaman maksimal 4 tahun penjara,” ujar Kapolsek Takarinto.

Penuturan tersangka dihadapan penyidik melakukan kejahatan karena ingin mendapatkan uang untuk modal usaha.

Kemudian sepeda motor disembunyikan di rumah keluarganya di Kedondong sembari mencari orang ingin menggadai sepeda motor tersebut.

“Setelah sepeda motor saya ambil mau saya gadaikan Rp 1,5 juta, namun keburu tertangkap,” kata tersangka. (Irawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here