Tanggulangi Dampak Kemarau, Sekda dan SKPD Rapat Taktis

0
1

LAMPUNGPAGI.NET — Sekretaris Daerah Kabupaten Waykanan, Saipul, S.Sos.,M.IP didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Selan, S.Sos.,M.M memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Dampak Kemarau, Senin (23/09/2019) di Ruang Rapat Sekda.

Pada rapat tersebut diikuti oleh kepala dan unsur Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah serta Satuan Polisi Pamong Praja.

Dalam rapat tersebut membahas mengenai dampak akibat kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Way Kanan serta cara penanganan kepada masyarakat melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait.

“Langkah awal yaitu dengan membuat Surat Edaran kepada Camat dan Kepala Kampung untuk meminta informasi masyarakat terkait dampak bencana kemarau yang terjadi baik pangan maupun air bersih. Kemudian mengirimkan Surat Edaran serta himbauan ke Perusahaan dengan konsep surat berupa penetapan bencana sampai diperoleh data dari kecamatan dan kampung yang selanjutnya untuk ditindaklanjuti oleh SKPD terkait”, ujar Sekda Saipul.

Kepada Dinas kesehatan, Saipul menegaskan untuk melaksanakan tugas memberikan pelayanan dengan menjemput kedaerah dalam melakukan pengobatan bagi masyarakat yang terkena dampak kesehatan oleh kemarau seperti ISPA, Paru-paru, penyakit mata dan diare.

Selanjutnya dalam upaya mencegah bencana kebakaran, Sekda Kelahiran Gunung Maknibal itu meminta Satuan Polisi Pamong Praja dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Untuk selalu siaga

“Selain persoalan kesehatan yang terjadi akibat kemarau, diminta seluruh jajaran terutama BPBD dan POL PP juga harus sigap dalam mengantisipasi musibah kebakaran yang sering terjadi akibat ulah oknum yang melakukan pembakaran lahan dimusim kemarau ini”, lanjutnya yang juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan selama musim kemarau.

Diketahui, pada rapat tersebut juga diminta Dinas Sosial untuk mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak Bencana Kemarau berdasarkan data yang dihimpun dari Camat dan Kepala Kampung di 14 Kecamatan. (Ali Topan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here