Musim Kemarau Masyarakat Waykanan Keluhkan Air Bersih

0
1

LAMPUNGPAGI.NET — Musim kemarau panjang di pertengahan tahun membuat banyak persoalan dialami sejumlah warga di Kabupaten Waykanan. Khususnya pada rumah tangga masyarakat yang bermukim di area sekitar Sungai Way Umpu, Kabupaten Waykanan atas sumur kering dan air sungai yang tidak besih belakangan ini.

Indro salah satu masyarakat Kelurahan Blambangan Umpu mengungkapkan bahwa dua bulan terakhir puncak kemarau mengeringkan sumurnya. Indro mengatakan ia kesulitan mengandalkan air sumur yang tidak bisa diperoleh lagi. Alhasil ia harus merogoh kantong Rp.50 ribu setia 3 hari sekali dalam pembelian satu tong air bersih dari jasa air bersih sekitar Blambangan Umpu.

“Dua bulan ini saya beli air terus. Sulit sekali. Saya dan keluarga sangat membutuhkan pasokan air sangat banyak untuk keperluan aktifitas sehari hari. Saya berharap pemerintah kedepan bisa lebih peka dalam pelayanan masyarakat dengan pasilitas mobil BPBD yang ada untuk membantu warga yang sulit kebutuhan air,” ungkapnya.

Selain kemarau menimpa rumah tangga akibat sumurnya kering. Junirin warga Bahuga juga mengeluhkan lahan pertanian sawahnya yang kekeringan dan tidak bisa melanjutkan musim panen padi.

“Air di sungai kering, kini aliran irigasipun kering daerah sini. Kami harap pemerintah juga bisa mengambil kesimpulan untuk memberikan solusi ini jangan sampai dibiarkan saja,” tegasnya.

Beberpa masyarakat Blambangan umpu meributkan persoalan itu di media sosial Facebook. Bahkan meminta dengan sangat ada tindak lanjut dari Pemerintah. Namun, sampai saat ini belum ada langkah penanganan persoalan itu dalam birokrasi,tegas juga. (Ali Topan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here