Polsek Pulau Panggung Polres Tanggamus Amankan Preman Leter S

0
2

LAMPUNGPAGI.NET —  Aprilidum (35) warga Pekon Gunung Megang dan Suganda (34) warga Pekon Talang Jawa Pulau Panggung Tanggamus, dicokok Polsek Pulau Panggung, diduga sering melakukan tindakan melawan hukum di jalan leter s Pekon Talang Jawa Pulau Panggung.

Kapolsek Pulau Panggung Tanggamus Iptu. Ramon Zamora, SH mewakili Kapolres Tanggamus AKBP. Hesmu Baroto, SIK, MM mengungkapkan, bahwa kedua pelaku ditangkap atas laporan korbannya inisial SW tanggal 18 September 2019 karena merasa gerah atas tindak tanduk komplotan tersebut.

“Kedua pelaku berhasil ditangkap di Jalan Raya Pekon Talang Jawa, Pulau Panggung. Selasa (18/9/2019) sekitar pukul 23.00 WIB,” ungkap Ramon Zamora. Kamis (19/9/2019).

Selanjutnya barang bukti (BB) berhasil diamankan saat penangkapan 3 unit mobil pickup L-300 dan sampel batu split hasil kejahatan para pelaku.
Modus operandi para pelaku sewaktu beraksi, Aprilidun bersama 4 rekannya datang ke lokasi penumpukan batu split menggunakan 1 unit mobil L-300, tujuannya meminta batu split dengan cara memaksa disertai ancaman
kepada koordinator lapangan, lantaran merasa takut dengan terpaksa anak buah korban memberi batu split sesuai permintaan para pelaku.

Mereka mengambil batu split berulang kali menggunakan mobil L300 dari tangal 2 – 6 September 2019 terhitung sekitar 26 kubik batu split diambil para pelaku. Selang dari pengambilan menggunakan mobil L300 tersebut, tepatnya pada Kamis, 5 September 2019 pelaku datang membawa dumptruck mengambil sekaligus sebanyak 6 kubik batu split.

Selanjutnya, Senin, 9 September 2019 pelaku dengan sengaja memberhentikan mobil tronton berisikan 24 kubik batu split di Jalan Raya Pekon Talang Jawa, supaya muatan batu split diturunkan di Pasar Pagi Pekon Talang Jawa. Ulah para pelaku merugikan korban SW beralamat Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Lampung Selatan mengalami kerugian sekitar 56 kubik batu split senilai Rp 30 juta.

Terhadap 3 pelaku lainnya untuk segera menyerahkan diri ke Polsek Pulau Panggung, sebab kami akan terus melakukan pengejaran. Saat ini kedua pelaku bersama BB diamakan di Polsek Pulau Panggung guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas tindak pidana pemerasan berulang atau pencurian berulang maka para pelaku dipersangkakan pasal 368 KUHP JO pasal 64 KUHP atau Pasal 363 KUHP JO pasal 64 KUHPidana, ancaman maksimal 7 tahun penjara,” ujar Ramon.  (Irawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here