Pelanggaran Lalulintas Operasi Krakatau 2019 Meningkat

0
4

LAMPUNGPAGI.NET — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanggamus menilang 2.005 pelanggar lalu lintas dalam pelaksaan Operasi Patuh Krakatau 2019.

Dalam penindakan diamankan barang bukti 671 surat izin mengemudi (SIM), 572 surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan 14 sepeda motor diduga hasil kejahatan karena hingga berakhir operasi pemiliknya tidak dapat menunjukan surat – surat sah.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tanggamus AKP. Yuniarta, SH mewakili Kapolres Tanggamus AKBP. Hesmu Baroto, SIK, MM mengungkapkan, bahwa pelaksanaan operasi patuh dilaksanakan di Tanggamus dan Pringsewu. Pelanggaran jumlahnya naik dibandingkan tahun lalu hanya 1.373 pelanggar.

“Pelanggaran tertinggi pada pengendara sepeda motor tidak menggunakan naik drastis dari tahun lalu 348 pelanggaran, ditahun ini ada 1.237 pelanggaran,” ungkap Yuniarta. Kamis (12/9/2019).

Pelanggaran lainnya,, yaitu melawan arus sebanyak 41 pelanggaran untuk pengendara motor atau sama dengan tahun lalu dan empat untuk pengendara mobil, sedangkan tahun lalu tidak ada.

Lalu pengendara dibawah umur untuk pengendara motor juga naik drastis, kali ini 142 pelanggaran sedangkan tahun lalu tidak ada dan untuk pengendara mobil tidak ada. Pelanggaran turun jenis pelanggaran lain – lain, sekarang hanya 194 pelanggaran, sedangkan tahun lalu 787 pelanggaran. Kemudian berkendara sambil bertelpon, pengendara mabuk, melebihi kecepatan tidak didapatkan.

“Kami mengimbau penggendara sepeda motor agar gunakan helm untuk keselamatan diri sendiri. Kami juga himbau para orang tua jangan berikan sepeda motor pada anak usianya belum cukup secara aturan,” kata Yuniarta.

Pelanggaran tertinggi kendaraan sepeda motor 1.614, jumlah tersebut naik dari tahun lalu 1.179 pelanggaran. Pelanggaran mobil penumpang juga naik ada 245, sedangkan tahun lalu hanya 134 pelanggaran. Untuk mobil barang juga naik, yaitu ada 146 sedangkan tahun lalu hanya ada 60 pelanggaran.

Selama pelaksanaan Operasi Patuh sejak 29 Agustus sampai 11 September 2019 ada dua kecelakaan lalulintas dengan korban meninggal dua orang, jumlah tersebut naik dari tahun lalu hanya satu kecelakaan dan satu meninggal. Selain fokus pada penertiban Lalulintas, Satlantas juga melaksanakan pendidikan terhadap masyarakat selama Operasi Patuh 2019 bentuknya penyuluhan sebanyak 148 kali dan pemasangan imbauan sebanyak 193 kali.

“Kami juga menjalankan program keamanan Lalulintas 34 kali, program keselamatan Lalulintas 29 kali dan kegiatan lalulintas berupa pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli, totalnya sebanyak 1.641 kali,” ujar Yuniarta. (Irawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here