Polisi Bekuk Tersangka Pencurian Kabel Penerangan Jalan Umum

0
2

LAMPUNGPAGI.NET — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tanggamus berhasil membekuk tersangka pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Ir. Soekarno Hatta menuju Islamic Center Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.

Kasat Reskrim AKP. Edi Qorinas mewakili Kapolres AKBP. Hesmu Baroto. SIK, MM mengungkapkan, tim gabungan Tekab 308 Polres Tanggamus dibackup Resmob Polda Lampung dan Resmob Polda Banten berhasil menangkap pelaku berinsial NS (40) dan MA (50) warga Pekon Terbaya Kecamatan Kota Agung Tanggamus, kedua tersangka langsung digelandang ke Polres Tanggamus guna proses penyidikan.

“Tersangka tiba di Mapolres Tanggamus dikawal ketat Tekab 308 Polres setempat. Kamis (1/8/2019) sekitar pukul 13.30 WIB,” kata Kasatres AKP. Edi Qirinas didampingi Kaur Bin Ops Satreskrim Iptu. Ramon Zamora SH.

Masih kata Kasatreskrim, kedua tersangka diamankan di Kampung Pasir Jaya, Cikupa Tangerang Banten.
Para tersangka ditangkap berawal dari penyelidikan laporan pencurian kabel milik Dinas Perhubungan (Dishub) Tanggamus, tanggal 7 Juli 2019 di Jalur Islamic Center Kota Agung.

Kabel tersebut merupakan kabel penerangan jalan disepanjang jalur Islamic Center Kota Agung dan RSUD dengan panjang sekitar 450 meter. Akibat pencurian tersebut Dishub Tanggamus mengalami kerugian sekitar 70 juta rupiah.

Saat melakukan pencurian NS seorang diri dengan cara memotong kabel, diduga dia beraksi ketika listrik dalam kondisi mati namun setelah berhasil mengambil kabel, pelaku dibantu dua orang lainnya untuk mengupas kabel tersebut. Berdasarkan penyelidikan, tersangka NS merupakan resedivis dalam 3 perkara pencurian telah vonis.

“Pelaku NS, merupakan residivis 3 kali sejak tahun 2013 dan pencurian ini merupakan ke 4 kalinya, atas tindakannya dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal 7 tahun penjara,” ujar Edi Qorinas.

Menurut pengakuan NS dihadapan awak media, pencurian tersebut dilakoninya setelah keluar dari penjara lantaran tidak memiliki pekerjaaan tetap, bahkan ia berdalih hasil pencurian digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. (Irawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here