Bangsa Indonesia kedepan Tergantung Bagaimana Kita Hari Ini

0
1

LAMPUNGPAGI.NET — Ya, begitulah catatan demokrasi hari ini, lebih dari 500 petugas pemilu meninggal dunia karena pemilu 2019. Banyak pihak berpendapat bahwa pemilu tahun 2019 adalah pemilu terburuk, banyak kecurangan terjadi dimana-mana, masyarakat Indonesia dibuat bingung dengan sistem demokrasi saat ini.

Demokrasi yang katanya dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, hari ini seolah-olah diragukan oleh tontonan yang pemerintah saat ini tunjukkan. Kamis 27 juni 2019 Mahkamah konstitusi menggelar sidang putusan terkait sengketa pilpres dan hasilnya adalah Mahkamah konstitusi memenangkan paslon 01 sebagai presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024.

Lebih dari 9 bulan sejak masa kampanye calon presiden dan wakil presiden Republik Indonesia serasa negeri ini terbelah menjadi dua yaitu untuk kubu 01 dan 02. Setelah sidang putusan kemarin banyak pihak yang kecewa terhadap keputusan MK ada juga yang bahagia.

Namun keputusan MK adalah keputusan final dan harus kita hormati sebagai lembaga tertinggi pemutus hukum di Indonesia. Hari ini persatuan mulai diserukan, kekecewaan jangan sampai membuat patah semangat dan kegembiraan jangan sampai melalaikan karena musuh bangsa ini bukanlah kubu 01 atau 02 tetapi persaingan dengan bangsa asing dan diri sendiri yang seakan malas untuk membangun negeri ini.

Bukankah yang membuat kita marah adalah masuknya tenaga kerja asing di Indonesia? bukankah yang membuat kita marah adalah sumber daya alam kita banyak yang dikuasai asing? bukankah yang kita harapkan adalah kemajuan Indonesia? Mari bangkit dan kejarlah masa depan hadiahkah kemenangan dengan membangun bangsa ini untuk mereka yang sudah berjuang untuk Indonesia. Jangan sia-siakan perjuangan para pahlawan kita.

Teman-teman ketika berbicara tentang Indonesia dan demokrasi ada sesuatu yang sulit dijelaskan ketika masuk didalamnya dengan kedalaman sampai kedasarnya. Memahami keduanya butuh proses yang harus dimaknai dengan sepenuh hati.

Pada dasarnya ilmu itu penting, tetapi adab jauh lebih utama. Bagaimana mungkin engkau akan mampu memberikan ilmu mu dengan baik tanpa akhlak yang baik. Mahasiswa adalah kaum intelektualitas yang juga membutuhkan elektabilitas namun tidak putuh kepada otoritas.

Nalar berfikir yang kritis dan idealis menjadikan mahasiswa sebagai mitra terbaik pemerintah sekaligus musuh untuk mereka yang tidak bijak dalam menentukan kebijakan. So, teruntuk mahasiswa menjadi baik itu baik, apalagi untuk Indonesia, kita harus bangkit dan memaksimalkan kecerdasan majemuk yang kita miliki adalah modal yang sangat penting untuk perubahan kedepan, multiple intelligence itulah anugrah yang sangat besar, sebuah fasilitas dari Allah swt yang gratis namun begitu besar mantaatnya, jadikan itu sebagai bentuk perlawan terhadap kemunduran ini.

Sebentar lagi indonesia akan mendapatkan bonus demogfari dalam perkiraan 2023-2035, apa yang dimaksud dengan bonus demografi? Bonus demografi adalah keadaan suatu bangsa yang usia produktif 17-60 lebih banyak dibandingkan non-produktif 1-17 dan 60-selanjutnya. Apa maknanya? Usia kerja lebih banyak beban negara lebih ringan.

Artinya kesempatan emas untuk membangun bangsa ini dengan catatan pendidikan adalah senjata utama menghadapinya tapi sebaliknya jika kita lalai maka kita akan menjadi tamu dinegara sendiri.

Jepang adalah salah satu negara yang mendapatkan bonus demografi setelah bom nagasaki san hirosima, mereka bangkit dan memaksimalkan kemampuan intelektualitas anak mudanya sehingga mereka menjelma menjadi salah satu negara dengan teknologi terbaik didunia, maka dari itu, kita mahasiswa indonesia sudah saatnya kita bersama memajukan bangsa.

Bagaimana nasib bangsa Indonesia kedepan tergantung bagaimana kita hari ini. Sidang MK sudah berlalu, fokuslah untuk sidang skripsi kita.

Teman-teman ingatlah ini, Saat kita sedang bermalas-malasan atau sedang tidur-tiduran ingatlah diluar sana ribuan bahkan jutaan orang yang sedang berjuang untuk mengalahkan kita.

Jika menurut mu bangsa ini sedang rapuh, maka kuatkanlah mulai dari dirimu, jika bangsa ini sedang butuh kreator maka jadilah salah satunya, jika sistem demokrasi ini sudah mulai rusak maka perbaikilah mulai darimu. Karena Indonesia emas adalah kita semua. Merdeka..!!

Oleh: Jefri Ramdani
Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Lampung Utara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here