Polres Tanggamus Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

0
5

LAMPUNGPAGI.NET — Satres Narkoba Polres Tanggamus berhasil mengamankan HS alias Bogel (32) bersama 4 orang lainnya ditempat berbeda, yaitu di Kecamatan Gunung Alip dan Kecamatan Gisting karena diduga telah melakukan penyalahgunaan Narkoba jenis sabu.

Hal tersebut diungkap Kasatres Narkoba Tanggamus AKP. Hendra Gunawan, SH, dalam Konfrensi Pers di halaman Mapolres setempat. Jum’at (14/6/2019). Konfrensi Pers dibuka oleh Waka Polres Tanggamus Kompol. MN Yuliansyah, SH, MH didampingi Kabag Ops Kompol. Bunyamin, SH, MH dan Kasatres Narkoba AKP. Hendra Gunawan, SH.

Para tersangka berhasil ditangkap adalah berinisial AF alias Mahat (37), HA alias Bogel (32) warga Gunung Alip, PR alias Gandos (18), RI (27) dan DE (38) beralamat di Gisting. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka HS alias Bogel merupakan pegawai honorer bagian protokol di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus.

“Mereka ditangakap Sabtu, 8 Juni 2019 pukul 16.00 WIB berawal informasi dari masyarakat adanya peredaran gelap Narkoba,” kata Hendra.

Menurut Kasat mereka ditangkap secara berturut – turut ditempat terpisah, AF alias Mahat (37) ditangkap di Pekon Sukabanjar Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus, dari tangan AF diamankan 14 plastik klip berisi sabu seberat 2,5 gram siap edar, 3 plastik klip bekas pakai, 1 bundle plastik klip dan 2 handphone.

Petugas kembali bergerak ke Pekon Penanggungan Kecamatan Gunung Alip dan berhasil mengamankan HS alias Bogel (32), dari tangan honorer Protokol berhasil diamankan 1 plastik klip sisa sabu, 2 sedotan plastik dan 1 hp merk Lenovo. Kemudian di Tempat Kejadian Perkara (TKP) lainnya di Pekon Gisting Bawah Kecamatan Gisting berhasil diamankan PR berikut barang bukti (BB), pipa kaca/pirek bekas pakai, kertas alumunium foil.

Selanjutnya tersangka DE berikut BB 1 pipa kaca/pirek bekas pakai, alat hisap sabu/bong, plastik klip bekas pakai, 11 sedotan, 2 korek api dan 1 unit handphone Xiomi. Sedangkan dari tersangka berinisial RI diamankan BB 1 linting ganja bekas pakai, 3 batang ganja siap pakai dan handphone merk Lenovo.
Tersangka AF alias Mahat dikenakan pasal 114, sedangkan 4 tersangka lainnya dikenakan pasal 112 junto 127 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara.

“Tokoh masyarakat dan keluarga supaya mengantisipasi peredaran Narkoba di wilayah masing – masing, apabila menemukan hal tersebut segera laporkan ke Polsek terdekat,” himbau Kasat Hendra.

Tersangka AF alias Mahat mengakui belakangan ini menjual Narkoba guna memenuhi kebutuhan sehari – hari dan membeli beras. Dia juga berkilah menjual Narkoba dijalaninya baru 2 bulan termasuk kepada HS alias Bogel, sementara barang didapatkan dari seseorang berinisial B.

“Jualan Narkoba baru berjalan dua bulan, hasilnya tidak tentu, kadang Rp 200 ribu itupun digunakan untuk membeli beras dan sekarang saya menyesal,” tersangka AF. (Irawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here