Dinsos Gelar Bhakti Sosial Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial

0
5

LAMPUNGPAGI.NET — Pemerintah kota Metro Melalui Dinas Sosial selenggarakan kegiatan Bhakti Sosial Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Metro, diperuntukkan kepada Fakir Miskin, Penyandang Disabilitas dan lanjut usia terlantar tahun 2019 yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Ganjar Agung, Kecamatan Metro Barat Kota Metro, Jumat(03/05/2019).

Terlihat Hadir pada pelaksanaan Kegiatan Bhakti Sosial LKKS tersebut, Walikota Metro Hi.Achmad Pairin, Kepala OPD se-Kota Metro, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Ketua Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Metro, Para Camat dan Lurah se-Kota Metro, unsur Pimpinan BUMN, BUMD/Pelaku Usaha, Anggota LKKS Kota Metro dan Tamu Undangan.

Walikota Metro Hi.Achmad Pairin,S.Sos dalam sambutan nya mengatakan, bahwa sejalan dengan perwujudan cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang di dalam Pancasila, sila kelima (5) keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, serta pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yakni untuk memajukan kesejahteraan umum , maka seluruh warga negara berhak memperoleh kehidupan yang layak bagi kemanusiaan.

“Penyelenggaraan kesejahteraan sosial ini merupakan upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan dalam bentuk pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara, yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial,”ucap nya.

Dikatakan Achmad Pairin, “Pemerintah Kota Metro terus berupaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai upaya seperti penerbitan peraturan serta meluncurkan program-program kesejahteraan sosial.

“Dalam hal penerbitan regulasi telah ditetapkan Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 1 Tahun 2015 tentang penanggulangan Bencana, Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 2 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan kesejahteraan sosial, Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 7 Tahun 2015 tentang penanggulangan penyakit sosial masyarakat, Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 3 Tahun 2019 tentang Kota Layak Anak, peraturan Walikota Metro Nomor 49 Tahun 2018 tentang Perlindungan Sosial serta peraturan lainnya,” terang Walikota Achmad Pairin.

“Saya berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan dan dapat melaksanakan perannya untuk menggali, mengembangkan dan mengkoordinasikan semua potensi sosial di dalam masyarakat. Kemudian, memfasilitasinya dengan berbagai program kemitraan yang ada,”Ujar Walikota Achmad Pairin.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua LKKS Kota Metro Heriyati Achmad Pairin mengatakan bahwa terdapat 30 BKKKS/LKKS sebagai anggota atau jaringan kerja tingkat Provinsi. Adapun Bhakti Sosial sebagai upaya penanggulangan masalah sosial di Kota Metro.

“Masih banyak upaya lain yang dapat dilakukan oleh LKKS dalam membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan sosial, seperti penggalangan dana masyarakat untuk dipergunakan dalam penanganan masalah sosial, aksesibiltas produk dari penyandang masalah kesejahteraan sosial kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial lain untuk mendapatkan pelayanan sosial, serta kegiatan charity atau kegiatan amal lainnya,” ucap Ketua LKKS Kota Metro Hariyati Achmad Pairin.

Sementara itu, Yusuf Efendi selaku ketua pelaksana kegiatan Bhakti sosial LKKS Kota Metro tahun 2019 menyampaikan laporannya,
bahwa dasar kegiatan Bhakti Sosial LKKS ini merupakan aktivitas rutin yang dilakukan setiap tahun mulai dari tahun 2014 melalui DPA. Adapun tujuan kegiatan antara lain merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Kota Metro terhadap warga masyarakat,

“Kegiatan Bhakti sosial diperuntukkan khususnya kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), meningkatkan peran Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) dalam menjalankan fungsinya sebagai koordinator penanggulangan PMKS, serta komplementaritas terhadap bantuan sosial yang diterima oleh PMKS. Pada tahun ini jumlah penerima manfaat kegiatan bhakti sosial sebanyak 500 orang yang berasal dari 5 Kecamatan di Kota Metro dengan komponen penerima manfaat penyandang disabilitas 150 orang, lanjut usia terlantar 150 orang, dan fakir miskin 200 orang,” Pungkas Yusuf Efendi. (Ade Suhendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here