Team Verifikasi STBM Wujudkan Universal Acces Tahun 2019

0
2

LAMPUNGPAGI.NET — Deklarasi STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) yang akan dilaksanakan secara bertingkat mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan dan tingkat kota Metro. Pelaksanaan Deklarasi telah memasuki tingkat kecamatan merupakan program Pemerintah Kota Metro yang bertujuan terwujudnya Program STBM menuju universal Acces 2019.

Pemerintah kota Metro Program sanitasi Total Berbasis Masyarakat memiliki komponen dasar yaitu, Perubahan perilaku, peningkatan akses sanitasi yang berkelanjutan, pengelolaan berbasis masyarakat berkelanjutan, dukungan institusi kepada masyarakat (enabling environment), selaku team verifikasi tingkat kecamatan dari Dinas Kesehatan kota Metro.

Hal tersebut disampaikan Camat Metro Barat Abdul Kadir syofari,S.STP,.M.PA melalui Sekretaris Kecamatan Metro Barat Triyono saat di wawancarai media lampungpagi Selasa (30/04) di ruang kerja nya mengatakan

Deklarasi STBM dilaksanakan di Aula Kecamatan Metro Barat,Senin(29/04)lalu dibuka oleh Sekda Kota Metro A.Nasir,A.T dan di hadiri kepala Dinas Kesehatan Kota Metro diwakili Sekretaris dr.Silfia Naharani,MM, beserta Kabid, Kapolsek Metro Barat, Danramil diwakili Babinsa, Kepala Puskesmas Ganjar Agung dan Ganjar asri, KUA Metro Barat, Ketua LPM, Bidan Puskesmas, Poskeskel Metro Barat, Ketua TP.PKK kecamatan dan kelurahan, Kader verifikator. Jumlah kader Kader sejumlah 60 orang 1 kecamatan, masing-masing kelurahan 15 orang.
“Kecamatan Metro Barat dengan luas wilayah 11.28 km2 jumlah penduduk 28.261 jiwa, mempunyai Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdiri dari 2 puskesmas induk, 1 puskesmas pembantu dan 4 Poskeskel yang tersebar di 4 kelurahan yaitu Mulyojati, Mulyosari, Ganjar agung dan Ganjar asri. Dengan pertumbuhan yang cepat dan merupakan daerah yang mobilitas tinggi membuat perubahan kondisi sarana sanitasi perumahan penduduk juga mengalami perubahan dan kebutuhan yang semakin meningkat menjadi permasalahan dengan tidak seimbang nya penghasilan keluarga, ada beberapa keluarga yang masih belum bisa mempunyai sarana sanitasi yang baik memenuhi syarat kesehatan lingkungan,” ungkap nya.

Dikatakan nya, tujuan Program STBM untuk mewujudkan perilaku masyarakat yang Hygienis dan saniter secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui 5 pilar STBM yaitu, 1.Stop Babs sembarangan, 2.cuci tangan pakai sabun, 3.pengolahan air minum dan makanan rumah tangga, 4.Pengelolaan Sampah rumah tangga, 5.Pengelolaan limbah cair rumah tangga.

“Kegiatan yang telah dilaksanakan
Kecamatan Metro Barat di 4 kelurahan dengan menitik beratkan pada pilar satu yaitu stop buang air besar sembarangan serta keinginan untuk mau dan mampu memiliki jamban keluarga sendiri,” jelas Triyono.

Disampaikan nya, Verifikasi STBM telah di lakukan pada tahun 2018 dari Team Verifikasi Dinas Kesehatan kota Metro, dengan Hasil pilar 1. Sudah 100 persen telah dilaksanakan deklarasi stop buang air besar sembarangan, 2.Sudah 100 persen keluarga dikecamatan Metro Barat melakukan cuci tangan pakai sabun, 3.Sudah 90 persen keluarga dikecamatan Metro Barat melakukan pengolahan dan pengamanan air minum, makanan di rumah tangga, 4.Sudah 70 persen Melakukan pengolahan dan pengamanan sampah rumah tangga, 5.Sudah 70 persen keluarga di kecamatan Metro barat melakukan pengaman limbah cair rumah tangga dengan saluran pembuangan air limbah rumah tangga dan tidak tergenang.

“Dengan Hasil Nilai verifikasi yang telah melebihi nilai minimal untuk melakukan Deklarasi, maka dari itu Kecamatan Metro Barat melaksanakan Deklarasi diri sebagai Kecamatan dengan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM),” Ungkap sekcam Metro Barat Triyono.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Metro dr.Silfia Naharani,MM mewakili Kadiskes, didampingi Sri Winarti,ST Tim Verifikasi Program STBM kota Metro saat diwawancarai Media lampungpagi menyampaikan, Deklarasi Program Sanitasi Total berbasis Masyarakat (STBM) dalam Rangka mewujudkan Universal Acces 2019.
“Pemerintah Kota Metro berkomitmen akan melaksanakan deklarasi STBM yang terdiri dari 5 pilar, Deklarasi tersebut dilaksanakan secara bertingkat mulai dari kelurahan, kecamatan dan selanjutnya tingkat Kota. Team verifikasi, dengan melakukan pendampingan komitmen hasil dari pemicuan pada masyarakat dengan program STBM tersebut. Selanjutnya petugas sanitasi, bidan Poskeskel dan kader kesehatan memantau, mendampingi masyarakat yang telah dan berkomitmen untuk tidak buang air besar sembarangan dan mau membuat jamban keluarga sendiri,”jelas nya.

Seperti disampaikan team verifikasi Dinkes kesehatan Kota Metro dengan Program STBM Pemerintah Kota Metro, “Pilar 1 (satu) Sudah 100 persen terpenuhi (dibantu dengan dana kelurahan untuk membangun jamban), selanjutnya Pilar ke 2 (dua) sampai dengan pilar 5 (kelima) minimal dari sasaran sudah terpenuhi 30 (tiga puluh) persen, dan alhamdulillah di kota Metro sudah lebih 30 persen untuk melaksanakan deklarasi sanitasi total berbasis masyarakat (STBM),” pungkas nya. (Ade Suhendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here