Ketua Bawaslu: Caleg PAN Provinsi Lampung Terancam Sanksi Pidana

0
6

LAMPUNGPAGI.NET — Calon legislatif (Caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Lampung, Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kota Bandarlampung, nomor urut 11, Hj. Yetty Harlisah yang diduga kuat telah melakukan money politik (politik uang) pada masa tenang, terancam mendapatkan sanksi pidana Pemilu.

Hal ini disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung, Candrawansyah, Jumat (19/4/2019), dimana modusnya, Timses Caleg tersebut melakukan pengumpulan Kartu Keluarga (KK) di Pondok Pesantren (Ponpes) Safina Tuddarain, jalan Telul Bone, No.33 Sukabanjar, Kota Karang, pada hari Senin 15 April 2019, siang.

“Saat ini kasus tersebut lagi menunggu pelimpahan dari kecamatan. Nanti akan kami plenokan kalau sudah diterima di Bawaslu kota,” terang Candrawansyah yang juga menegaskan ancaman sanksi pidana Pemilu yang dapat dijatuhkan kepada yang bersangkutan.

“Ya nanti akan dibahas di Gakumdu (Pengawas, Polisi, Jaksa), kalau terbukti pidana Pemilu bisa dipidanakan,” tegas Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung kepada media ini.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, warga setempat mengakui adanya bagi-bagi unag di Ponpes tersebut. Dimana setelah KK terkumpul, Timses membagi uang sebesar Rp100 ribu per mata pilih, warga diberi amplop dan contoh surat suara mengatas namakan Caleg Yetty Harlisah.

Sementara Camat Teluk Betung Timur Zulkifli membenarkan adanya pengumpulan KK. DImana pada saat itu camat beserta jajarannya sedang melakukan pemantauan selama masa tenang Pemilu. “Saya sangat menyayangkan adanya money politik di daerah Teluk Betung Timur warga saya sendiri terutama Ponpes mengapa sampai terjadi membuat suasana tidak kondusif,” kata Zulkipli dilansir sinarlampung. (red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here