Polres Waykanan Amankan DPO Pelaku Curanmor di Lampung Tengah

0
3

LAMPUNGPAGI.NET — Sempat buron kasus tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan ( Curat) kendaraan bermotor tersangka SB (19) akhirnya ditangkap Polisi Tekab 308 Polres Waykanan di Terbanggi Besar Lampung Tengah ( Lamteng).Sabtu (13/04) kemarin

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui.” Kasat Rerkrim AKP Yuda Wiranegara menerangkan modusnya tersangka mengambil motor korban an. Darmawan pada tanggal 19 November 2017 di Dusun Hujan Mas Kampung Gunung Katun Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan.”ungkap Kasat Reskrim

Lebih lanjut kata Kasat Reskrim Akp Yuda Wiranegara.”Dengan cara memanjat pagar rumah, dan merusak pintu belakang menggunakan pisau yang telah disiapkan oleh para tersangka, kemudian setelah pintu rumah korban terbuka , tersangka bersama rekannya langsung mengambil sepeda motor merk yamaha mio warna hitam korban dengan cara merusak stop kontak motor menggunakan kunci leter T yang juga telah disiapkan tersangka dan satu unit handphone merk xiaomi.” terang AKP Yuda Wiranegara

Identitas tersangka yang Curat berinisial SB (19) warga Kampung Pasar Baru Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah.

Kronologis penangkapan berawal pada hari jumat (12/04/2019) sekitar pukul 12.00 Wib, Tim Tekab 308 Polres Way Kanan mendapatkan informasi bahwa tersangka yang merupakan daftar pencarian orang  (DPO)  sedang berada di sebuah tempat pangkas rambut di Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung tengah dan sekitar pukul 15.00 WIB team Tekab 308 Res Way Kanan di backup oleh Unit Reskrim Polsek Terbanggi Besar, melakukan penangkapan terhadap tersangka, dan pada saat penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan. Selanjutnya TSK berserta braang bukti satu unit HP merk xiomi redmi 4a warna rosegold dengan No IMEI 1:865905038837401 dan IMEI 2: 865905038837419 dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya Tersangka dapat dikenai pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun,” Imbuh Kasat Reskrim (Ali Topan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here