Wakil Walikota Metro Buka Kegiatan Sosialisasi Hukum Terpadu

0
2

LAMPUNGPAGI.NET — Wakil Walikota Metro Djohan, SE.,MM membuka Sosialisasi Hukum Terpadu, dengan tema “Mewujudkan Masyarakat Taat Hukum dalam Pelaksanaan Pemilu yang Aman Damai dan Bermartabat” berlangsung di Aula Kecamatan Metro Pusat, Senin (25/03/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri Unsur Forkopimda kota Metro, Camat Metro Pusat Triana Aprisia, Lurah, RT/RW se-Kecamatan Metro pusat, LPM, TP.PKK, Karang Taruna, Masyarakat dengan narasumber dari Pemkot, Kejaksaan Negeri, Polres, Pengadilan Agama dan KPU Kota Metro.

Wakil Walikota Metro H.Djohan,SE.,MM dalam sambutannya menjelaskan, penyuluhan hukum terpadu merupakan wujud dan penerapkan kepada seluruh eleman masyarakat agar Taat Hukum Dalam Pelaksanaan Pemilu.

“Kegiatan ini sangatlah penting, terutama bagi masyarakat khususnya Kota Metro. Negara ini adalah negara hukum, tentunya sudah menjadi kewajiban kita semua untuk mentaatinya, dengan begitu pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 akan aman,” ucap Wakil Walikota Djohan.

Kabag Hukum Pemerintah kota Metro Ika Pusparini menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang hukum kepada masyarakat serta aparatur Pemerintah. Selain itu, guna mensukseskan pelaksanaan Pemilu tahun 2019.

“Kegiatan ini, dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 25 sampai dengan 29 Maret 2019, dan dilaksanakan setiap kecamatan di Kota Metro. Pada acara ini diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari aparatur Kecamatan, Aparatur Kelurahan, LPM, TP PKK, Karang taruna dan Masyarakat,” jelasnya.

Camat Metro Pusat Triana Aprisia mengatakan dengan adanya penyuluhan hukum terpadu ini dapat memberikan informasi kepada warga khususnya di kecamatan Metro Pusat.

“Bahwa kita berada dan berkehidupan itu di negara yang berdasarkan dengan landasan hukum. Sangat saya apresiasi sekali dengan kegiatan ini, supaya warga juga mengerti dan faham terutama mengenai hukum, ke depan khususnya kepada warga agar tidak ada lagi perilaku dan tindakan warga yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.selain itu kita dari Pemerintah juga mensosialisasikan melalui pemateri dari Kejaksaan Negeri Metro,Polres Metro, Pengadilan Agama dan Komisi Pemilihan Umum kota Metro menyampaikan sosialisai hukum terpadu diantaranya batasan-batasan apa saja yang kegiatan pada masyarakat agar tidak bersinggungan dengan hukum secara langsung dan mengerti bahwa ada aturan-aturan dan undang-undang nya,” jelas nya.

Dikatakan nya, kedepan nya kita meminimalisir tingkat kejahatan, tingkat kekerasan, baik itu kriminalitas dikarenakan muara nya berada pada tidak patuh nya pada aturan hukum yang ada.

“Diharapkan agar masyarakat lebih faham atas hukum yang ada serta dapat meminimalisir tingkat kejahatan. Dalam hal ini yang ada pada masyarakat, telah dilakukan untuk tamu harus lapor 1×24 jam itu wajib apabila menjelang pesta demokrasi pemilu serentak 2019 ini,

guna mengantisipasi dan meminimalisir gangguan Kamtibmas dan khidmat pelaksanakan Pemilu pileg dan pilpres tanggal 17 April ini, kami berharap juga kepada semua pihak baik aparat dan masyarakat saling bersinergi bisa saling menjaga stabilitas keamanan, ketertiban yang ada di masyarakat agar pemilu berjalan aman, damai dan kondusif, jelang pemilu dan sesudahnya,” pungkas Camat Metro Pusat Triana. (Ade Suhendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here