Nuwo Intan Sentra Jajanan Oleh Oleh dan Kuliner Kota Metro

0
1

LAMPUNGPAGI.NET — Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Ekonomi Kreatif Kota Metro selenggarakan gebyar komunitas kreatif Kota Metro bersama para pedagang kuliner yang berlangsung di Nuwo Intan Kota Metro, Minggu (23/03/2019)

Kegiatan tersebut dibuka Asisten II Setda Pemkot Metro Prayetno mewakili Walikota Metro, dan terlihat Hadir Kepala Dinas Kepemudaan olahraga dan pariwisata, ekonomi kreatif kota Metro Ir.Yerri Ehwan, Dekranasda Kota Metro, para pelaku usaha kuliner dan Tamu undangan.

Nuwo intan merupakan sentra jajanan kuliner di kota Metro, pedagang dari berbagai jenis sajian makanan dan minuman tertata rapih pada kios-kios dengan berbagai variasi, dan di isi dengan penampilan pentas musik, stand up comedy, magician ilusionis yang menambah semaraknya rangkaian acara tersebut yang di mulai dari pukul 14.30 sampai dengan 21.30 Wib.

Kepala Dinas Kepemudaan olahraga dan pariwisata, ekonomi kreatif Kota Metro Ir.Yeri ehwan saat di wawancarai media lampunpagi.net menyampaikan terselenggaranya acara ini untuk lebih menumbuhkan, menghidupkan usaha yang sudah ada disini.

“Bertujuan agar masyarakat dapat lebih banyak berkunjung di sentra oleh-oleh dan jajan kuliner sehingga putaran perkonomian di Nuwo intan ini dapat lebih berkembang lagi,” ujar nya.

Dijelaskan nya, Pemerintah kota Metro memiliki tanggung jawab terhadap pelaku usaha ekonomi kreatif, dengan memberikan ruang dan memfasilitasi untuk berkembang usaha kreativitas masyarakat. Disisi lain juga perda kita tentang RPJMD mengamanatkan visi misi kota Metro sebagai kota Pendidikan Wisata keluarga berbasis Ekonomi Kerakyatan berlandaskan Pembangunan Partisipatif,” ungkap Yeri.

Dia menerangkan, disitu ada wisata, ada ekonomi kerakyatan, serta disitu juga ada partisipasi masyarakat. Dari itu kita melihat dari sisi wisata yaitu untuk meningkatkan kunjungan wisata ke kota Metro dan melihat dari sisi ekonomi kerakyatan tadi untuk mengembangkan mikro kecil menengah.

“Ekonomi kota Ini ialah berbasis pada ekonomi kerakyatan, bukan seperti ekonomi padat modal seperti kota-kota besar pada umum nya. Sebagian besar Pergerakan ekonomis nya oleh penusaha-pengusaha kecil menengah, dan ini yang kita tuju serta di dorong lagi supaya berkembang,” ungkap nya.

Yeri ehwan menambahkan, untuk bentuk partisipasi nya ialah untuk mendorong ekonomi kerakyatan.

“Partisipasi pengusaha yang ada pada hari ini merupakan dari provider telekomunikasi, makanan siap saji, dan dari teman-teman industri kreatif seperti stand up comedy, Magician ilusionis, Komunitas musik, kerajinan seni rupa dan lain sebagainya. Dan itu sebagai penjabaran partisipatif visi kita, semua pihak secara bersama membangun kota Metro.

Dikatakannya, tujuan wisatawan apabila berkunjunglah ke suatu daerah selain melihat pementasan seni, alam atau budaya nya secara umum nya mereka akan menikmati kuliner daerah nya, kemudian cendramata nya. Secara bertahap kota Akan ke arah tersebut, ketika kunjungan wisata ke kota Metro meningkat secara otomatis akan berpengaruh pada kunjungan wisata di Provinsi lampung, dan bertahap dari beberapa titik yang kita fasilitasi , baik yang dikelola oleh pemerintah kota Metro seperti Nuwo intan ini maupun lokasi-lokasi lain yang digerakkan oleh masyarakat seperti kuliner titik singgah di metro timur. Diharapkan kepada pengusaha kuliner dapat meningkatkan pelayanan dan berinovasi untuk menarik pengunjung,” pungkas nya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan olahraga dan pariwisata ekonomi kreatif kota Melihat galeri pelaku usaha ekonomi kreatif seperti seni ukir dari daun jati dan produk kerajinan tangan seni kreasi gambar. (Ade Suhendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here