Pohon Ditebang, Warga Protes Kades Makarti Tulangbawang Barat

0
4

LAMPUNGPAGI.NET — Terkait penebangan pohon ataupun tanam tumbuh milik warga yang dilakukan oleh pihak Pemerintahan Desa Makarti Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Selasa (12/03) Salah seorang warga tersebut melayangkan protes keras.

Karena adanya tindakan semena mena oleh Aparatur Pemerintahan Desa Makarti diduga kuat berita acara penebangan tanam tumbuh karena adanya kegiatan tersebut warga nya sendiri yang  merasa di rugikan tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu kepada warga pemilik tanam tumbuh dan tanpa adanya ganti rugi.

Dan lebih miris lagi setelah dilakukan penebangan dibiarkan berserakan tidak ada tindak lanjut seperti sampah,.” Hal ini disampaikan warga Makarti yang namanya tidak mau dipublikasikan. selasa (12/03/2019).

Program pemerintah dalam rangka penghijauan sangat bagus serta didukung Kepala Desa Makarti  Edi Ismanto. “Namun program tersebut kurang adanya sosialisasi dan izin kepada warga yang pemilik  tanam tumbuh di depan pekarangan warga langsung di robohkan oleh Kepala Desa atau Tiyuh Makarti sendiri pada tanggal 16 Januari 2019.

“Atas kejadian tersebut salah seorang warga sangat menyayangkan atas tindakan Kepala Desa nya tanpa ada izin dan ganti rugi, hingga tanam tumbuh seperti pohon jambu, rambutan, pepaya, dan pohon kelapa milik warga harus tumbang akibat kegiatan desa yang yg sepihak dan warga pun halaman rumahnya merasa gersang akibat penebangan pohon yang tanpa izin pemilik nya tersebut.” ungkap warga yang enggan menyebutkan namanya

Red ,,dengan adanya kejadian  tersebut  Kepala Desa Makarti Ismanto harus ikut  bertanggungjawab atas pasal penebangan pohon tanpa izin tanam tumbuh milik warga tersebut. Jika tidak ada ganti ruginya kepada masyarakat, Karena dengan  jelas KUHPidana 406 dengan isi ” Barang  Siapa  Menghilangkan  Barang Sesuatu Yang  Seluruh Maupun Sebagian Milik  Orang  Lain Di Ancam  Dengan Pidana  2 Tahun 8 Bulan “.

Sementara hasil pertemuan Pemerintahan Desa Makarti dengan pemilik tanam tumbuh dalam musyawara
Kepala Desa (Kades)  Makarti Ismanto menyampaikan kepada media.” Menurut nya  berita acara, tidak ada ganti rugi buat pemilik pohon yang sudah kita tebang karena menggangu bahu jalan.” katanya Ismanto

Masih kata Ismanto.”Untuk masalah  alat penebangan pohon seperti alat Sinso dan pekerja.
menanggapi berita acara dan kegiatan penebangan tanam tumbuh milik warga nya saat klarifikasi dihadapan Camat Tumijajar.

Sementara Camat Tumijajar Rasyid.” Mengatakan  dengan adanya kegiatan tersebut dan surat berita acara penebangan tanam tumbuh milik warga Makarti dan  membenarkan adanya kegiatan menggunakan Dana Talangan.” terang Camat

Camat menambahkan karna Dana Talangan nanti akan ganti melalui Anggaran Pendapatan Belanja Tiyuh (APBT)  karna kegiatan 100 hari sesudah menjabat Kepala Tiyuh itu harus menunjukan kinerja sebagai kepala Tiyuh dan kegiatan Desa- desa di Kecamatan Tumijajar akan kami pantau terus untuk kegiatan yang dikerjakan.(Riski A Sony)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here