Kecamatan Blambangan Umpu Waykanan Gelar Musrenbang

0
3

LAMPUNGPAGI.NET — Musrenbang Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan digelar di Aula Kecamatan Blambangan Umpu, Selasa (26/2/2019).

Bupati Waykanan Raden Adipati Surya dalam kegiatan itu menyampaikan, bahwa Musrenbang tingkat kecamatan sebagai amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanan Pembangunan Nasional, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang memberikan kewenangan yang semakin besar kepada daerah untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

“Musrenbang Kecamatan ini mempunyai arti penting dan strategis dalam rangka mencari masukan guna menyusun perencanaan pembangunan tahun anggaran 2020 untuk mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran program yang ditetapkan dalam RPJMD Way Kanan 2016-2021,” terang dia.

Ditambahkannya, melalui Musrenbang Kecamatan ini diharapkan dapat dilakukan sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan, yang perlu dukungan pendanaan APBD, APBD Provinsi, APBN dan APBK (Kampung). Sehingga pelaksanaan Musrenbang Kecamatan ini dapat menghasilkan suatu perencanaan yang berkualitas, transparan dan akuntabel, yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan pada tahun 2020.

Pembangunan Kabupaten Way Kanan Tahun 2020 adalah kelanjutan pelaksanaan pembangunan tahun sebelumnya. Sehingga kebijakan Pembangunan Way Kanan 2020 diarahkan pada Pemberdayaan Ekonomi Rakyat dalam rangka pengembangan wilayah yang didukung Sinergitas Kabupaten dan Konektivitas Pembangunan Tingkat Kampung untuk menjadikan Kabupaten Way Kanan Yang Maju dan Berdaya Saing”.

Selanjutnya terang dia, upaya pengembangan infrastruktur masih dapat didorong untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial budaya, dan lingkungan. Namun demikian, peningkatan dibidang ekonomi masih perlu kerja keras dalam mewujudkan target RPJMD Tahun 2021 sehingga kita perlu melakukan upaya percepatan terhadap pengembangan produk unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomis tinggi untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan bidang sosial budaya kita terus tingkatkan SDM daerah dengan meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan dan sektor pendukung lainnya. Sinergitas program pembangunan tingkat kabupaten dan tingkat kampung harus diwujudkan, saya minta agar program kabupaten dipadukan dengan program serupa ditingkat kampung. Kemudian saya wajibkan pula kepada setiap dinas, untuk melakukan pembinaan di kampung sesuai bidangnya. Misalnya terkait pembinaan tata kelola pemerintahan kampung, maka dilakukan Dinas PMK, Dinas P2KA, Bappeda, Dukcapil dan dinas terkait lainnya. Demikian pula dinas dan badan lain disesuaikan dengan tugas fungsi masing masing melakukan program pembinaan di kampung. Secara keseluruhan fungsi koordinasi pembinaan kampung berada pada Dinas PMK dan Asisten yang membidangi.

Perlu digaris bawahi bahwa untuk tahun 2020, masalah penggunaan dana kampung harus dapat dikawal oleh Tim Kabupaten untuk meminimalisir potensi resiko penyalahgunaan dana kampung, saya berharap Saudara dapat memanfaatkan dana kampung ini lebih baik, dengan menyusun program dan kegiatan yang betul betul dibutuhkan masyarakat.

“Oleh karena itu saya minta kepada para kepala kampung yang hadir, untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan kampung yang baik, menata pemerintahan, organisasi dan dokumen perencanaan Kampung serta memperbaiki prosedur pelayanan administrasi, dan sebelum melaksanakan tugas, Saudara harus memiliki data profil kampung, dokumen perencanaan kampung antara lain, RPJMK, RKPK, dan APBK.” Imbuhnya.

Selanjutnya kata dia, juga harus menguasai pengelolaan keuangan kampung, menyusun LKPJ, LPPD, ILPD dan membuat laporan keuangan lainnya serta segera melengkapi peraturan kampung yang diperlukan sebagai pedoman kerja. Selain itu saudara harus dapat meningkatkan SDM aparatur kampung dengan berbagai pelatihan yang diperlukan.

Kompleksnya masalah ditingkat kecamatan tentu harus kita carikan solusi bersama, adapun masalah-masalah tersebut hendaknya dapat kita jadikan peluang atau potensi dalam pengembangan wilayah melalui:
1) Peningkatan bidang Pertanian (padi, jagung, ubi jalar, kacang tanah, kacang kedelai dll.)
2) Peningkatan bidang Peternakan (ayam Ras, ayam Kampung, kerbau, kambing dll.)
3) Peningkatan bidang perikanan (sungai dan kolam)
4) Peningkatan bidang Koperasi dan UKM (BUMDes, KUD, KUBE dll)
5) Peningkatan bidang Perdagangan dan pasar (Pasar, Pertokoan, rumah makan dll). (Rizal/Tayib)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here