Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Diharap Ada di Lampung Selatan

0
8

LAMPUNGPAGI.NET — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengharapkan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) bisa hadir di tengah masyarakat setempat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Lampung Selatan Taufiqur Rosyad mengatakan, kondisi daerah tersebut masuk kategori empat kabupaten yang kasus stuntingnya cukup tinggi.

“Pemerintah pusat memang sudah mengintervensi beberapa desa untuk mengatasi persoalan itu, namun kami juga mengharapkan agar AIMI Lampung bisa membuka cabang di sini,” kata Taufiqur Rosyad pada Minggu (24/2) dalam sambutan kegiatan sosialisasi menyusui dan pemberian MPASI atau yang disebut juga Pemberian Makan pada Bayi dan Anak (PMBA) di Lampung Selatan.

Kegiatan tersebut diikuti 20 orang Bidan dan 20 orang Kader Posyandu yang berasal dari daerah terdampak tsunami.

Pelaksanan kegiatan itu didukung sepenuhnya oleh Laznas BSM Umat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terkena dampak bencana. Laznas BSM Umat merupakan lembaga zakat yang dikelola oleh Bank Syariah Mandiri.

“Ini salah satu cara memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat. Tak cuma kepedulian dalam bentuk Sosialisasi ASI dan makanan gizi seimbang. Beberapa kegiatan kami juga menyasar pada persoalan lainnya,” kata Denny Juraipanda Duostara selaku Kepala Cabang BSM Kalianda.

Sementara Ketua AIMI Lampung Upi Fitriyanti mengatakan sebelumnya, pihaknya telah mengintervensi kepada para ibu hamil dan menyusui pada penyintas di pengungsian sementara tenis indoor Kalianda dengan memberikan konseling menyusui dan konseling Makanan Pendamping ASI (MPASI) selain pemberian bantuan bahan makanan pokok ke posko yang ada di Desa Sukaraja.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini para Bidan dan Kader Posyandu dapat memiliki bekal yang memadai untuk memberikan sosialisasi tentang menyusui dalam kondisi bencana serta menyiapkan MPASI dari menu keluarga pada saat bencana dan dalam kondisi normal,” ujarnya.

Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) penting untuk disosialisasikan agar kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi meski dalam kondisi bencana.

Dalam kegiatan ini para Bidan dan Kader Posyandu diberikan informasi tentang manfaat menyusui pada kondisi bencana dan pemberian MPASI dari menu keluarga, selain secara teori dilakukan praktek langsung menyiapkan MPASI.

Maka AIMI Daerah Lampung berharap dengan adanya sosialisasi dapat perlahan-lahan informasi tentang PMBA dapat berjalan secara massif sehingga ke depan dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Lampung Selatan. (Dedy Kurniawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here