Bupati Resmikan Obyek Wisata Puncak Batu Kapal Tanggamus

0
5

LAMPUNGPAGI.NET. — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE, MM resmikan objek wisata Puncak Batu Kapal sekaligus menyerahkan bantuan dana pribadi secara tunai sebesar 10 juta ke kelompok sadar wisata (pokdarwis) Pekon Way Harong Kecamatan Air Naningan. Kamis (20/12).Kemarin

Bupati Dewi Handajani didampingi Asisten III Bidang Administrasi Drs. Firman Rani, Kepala Dinas Pariwisata Retno Noviana Damayanti dan Camat Air Naningan Drs. Thalut. Turut hadir dalam tersebut Uspika, Kepala Pekon Way Harong, anggota Pokdarwis dan tokoh masyarakat setempat.

Ashari Mulya perwakilan dari pokdarwis setempat menyampaikan, sebelum dibuka dan dikembangkan menjadi objek wisata lokasi tersebut hutan rimba namun banyak batu berukuran besar dan lebar. Lantaran sulit untuk dijadikan lahan perkebunan, maka muncul gagasan dari sekelompok petani untuk menjadikan lokasi itu objek wisata, itupun bekerja sama dengan pokdarwis.

“Fasilitas dilokasi wisata belum maksimal sehingga masih banyak dukungan, perhatian dan bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda),” kata Ashari.

Camat AirNaningan Drs.Thalut juga menyampaikan, lokasi wisata Batu Kapal nantinya akan diintegrasikan dengan objek wisata Batu Tegi karena selain keindahan batu tersusun secara alami para pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan alam perbukitan dan genangan air di kawasan bendungan Batu Tegi.

Bupati Dewi Handayani, mengapresiasi masyarakat setempat, terutama pokdarwis dan terima kasih kepada Dinas Pariwisata karena telah melakukan pembinaan terhadap seluruh anggota pokdarwis di Tanggamus. Terimakasih juga Kepada Bapak Sohri karena telah ikhlas menghibahkan tanah lokasi objek wisata untuk kemajuan masyarakat dan desa, bahkan untuk kemajuan pariwisata Tanggamus.

Kabupaten Tanggamus memiliki potensi sumber daya alam melimpah serta potensi pariwisata beragam, semua itu apabila dikelola dengan benar tentu dapat memajukan ekonomi masyarakat.
Sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Provinsi Lampung, Pemda Tanggamus tidak henti – hentinya melakukan pengembangan, promosi dan inovasi daerah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Hal itu terlihat dari besarnya anggaran Pemerintah dikelola Dinas Pariwisata untuk pengembangan, pemeliharaan dan pembangunan objek wisata tahun 2018 sebesar 5,3 Miliyar dan tahun 2019 menjadi 7,9 Miliyar. Potensi wisata Puncak Batu Kapal harus dikelola potensi lokal atau pokdarwis.
Sumber Daya Manusia (SDM) kuat dan berdaya saing tinggi tentu akan mendukung peningkatan dan percepatan pembangunan daerah.

“Masyarakat disekitar obyek wisata harus bisa memahami konsep sadar wisata untuk mendorong terwujudnya iklim kondusif,” kata Dewi Handajani.

Peresmian objek wisata Puncak Batu Kapal ditandai dengan pemukulan gong, penandatanganan Prasasti Batu Kapal dan pemotongan nasi tumpeng. (Irawan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here