Walikota: HDI ke-26 Batik Ciprat Hasil Karya Disabilitas Kota Metro

0
6

LAMPUNGPAGI.NET — Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Sosial selenggarakan Peringatan Hari Disabilitas internasional (HDI) ke-26 tahun 2018 yang bertema “Indonesia Inklusi dan ramah disabilitas dengan Meretas Keterbatasan Meraih impian, yang berlangsung di Samberpark kota Metro bersamaan dengan Car Free Day Minggu ketiga bulan Desember 2018. Metro, Minggu (16/12/2018)

Rangkaian acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional di isi dengan berbagai kegiatan pada Car Free Day Minggu ketiga bulan Desember 2018, antara lain Jalan sehat, Senam Aerobic Massal, Senam Zumba Massal, penampilan kreativitas para disabilitas di kota Metro, lomba mewarnai, Mobil Perpustakaan keliling, Perekaman E-KTP, serta door prize dari berbagai donatur di kota Metro bagi disabilitas dan peserta Car Free Day.

Terlihat Hadir Pada Acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) ke-26 tahun 2018 tersebut, Walikota Metro Hi.Achmad Pairin, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni, Wakil Walikota Metro Hi.Djohan, Sekda Kota Metro A.Nasir A.T, Kapolres Metro AKBP.Ganda Saragih,S.Ik, Ketua DPRD kota Metro Anna Morinda diwakili Sekwan Budiyono, Dandim 0411/LT, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Metro, Ketua Pengadilan Negeri Metro kelas IB, Ketua pengadilan Agama Kota Metro, staff ahli dan Asisten Setda Pemkot Metro, Plt.Kepala Dinas Sosial Kota Metro Subehi dan para kepala badan/dinas/kantor se-kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro dan masyarakat kota Metro.

Walikota Metro Hi.Achmad Pairin,S.Sos dalam sambutannya menyampaikan Peringatan Hari Disabilitas Internasional HDI ke-26 tahun 2018 ini mengusung tema yang berbeda dari tahun ke tahun nya dengan fokus pada perwujudan masyarakat Inklusi, dengan tema HDI ke-26 pada tahun ini adalah Indonesia inklusi dan Ramah disabilitas.

“Pelaksanaan Hari Disabilitas Internasional HDI ke-26, merupakan bagian dari integral dalam implementasi Pancasila, undang-undang Dasar 1945, undang-undang nomor 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia serta UU nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas yang menggambarkan bahwa setiap warga negara memiliki berbagai hal yang harus dihormati, dilindungi, dipenuhi dan dimajukan antara lain melalui pembangunan kesejahteraan sosial termasuk penyandang disabilitas,” ujar Walikota A.Pairin

Achmad Pairin memaparkan tentang hak-hak penyandang disabilitas ada 22 hak yang dijelaskan pada Undang-undang Nomor 8 tahun 2016 tersebut.

“Sebagai tindak lanjut dari pelaksanakan undang-undang tersebut serta wujud kepedulian Pemerintah kota Metro terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas telah diterbitkan peraturan daerah kota Metro nomor 13 tahun 2016 tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas serta telah dibentuk komite perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas kota Metro,”ucap A.Pairin

Selain itu, Walikota Metro A.Pairin mengungkapkan program-program yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah kota Metro untuk penyandang disabilitas antara lain, pelatihan-pelatihan keterampilan, dan ada hal yang sangat membanggakan hasil karya penyandang disabilitas seperti batik ciprat yang digunakan seluruh ASN Pemkot Metro merupakan karya penyadang Disabilitas di kota Metro, program lainnya ialah bantuan-bantuan sosial, Pendidikan inklusif, jaminan sosial penyandang disabilitas melalui pelaksanakan PKH di kota Metro,” ujar Walikota.

Sementara itu Plt.Kepala Dinas Sosial Kota Metro Subehi dalam penyampaian nya mengatakan pelaksanakan Hari Disabilitas Internasional (HDI) ke-26 tahun 2018 di ikuti oleh 425 orang penyandang disabilitas dan 1000 orang masyarakat dengan rangkaian jalan sehat dan kegiatan sosial pemberian alat bantu disabilitas serta mengucapkan terimakasih kepada LKKS (lembaga koordinasi kesejahteraan sosial) kota Metro dan juga partisipasi masyarakat kota Metro atas terselenggaranya acara ini.

“Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) ke-26 tahun 2018 merupakan seperti yang di jelaskan serta mengimplementasikan Undang-undang dasar 1945, dan undang-undang Nomor 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia dan UU nomor 8 tahun 2016 bahwa setiap warga negara memiliki hak melalui kesejahteraan sosial termasuk penyandang Disabilitas,” jelas Subehi.

Selanjutnya Plt.Kepala Dinas Sosial Kota Metro tersebut menerangkan Peringatan Hari Disabilitas diperingati setiap tanggal 3 Desember yang dicanangkan oleh majelis umum PBB dan disepakati oleh seluruh dunia sejak 1992.

“Pencanangan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap jasa,peran dan kemampuan para penyandang Disabilitas Sekaligus momentum bagi masyarakat internasional memperhatikan dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi para penyandang disabilitas,” pungkas Subehi, Plt.kepala dinas Sosial Kota Metro.

Acara peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) ke-26 tahun 2018 dilanjutkan dengan pemberian hadiah Door prize kepada penyandang Disabilitas di kota oleh Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumarju Saeni, Kapolres Metro AKBP.Ganda Saragih,S.Ik, dan Sekda Kota Metro A.Nasir A.T. (Ade Suhendr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here