Komisioner KPAI Putu Elvina Hadiri Workshop Dinsos Kota Metro

0
2

LAMPUNGPAGI.NET — Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Sosial mengadakan Workshop Optimalisasi Managemen Kasus Berbasis Hak Anak, yang baru-baru ini di selenggarakan di Ballroom Hotel Grand S’kuntum, Metro Rabu (12/12/18).

Dalam kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota Metro Djohan, Narasumber Workshop Putu Elvina (Komisioner KPAI Pusat-Jakarta), Dinas Sosial Provinsi Lampung Ratna Fitriani, Fasilitator PATBM & Koprdinator Tim Dukungan Psikososial Prov. Lampung Toni Fisher, Himpaudi Kota Metro, Bunda PAUD se-Kota Metro, OPD se-Kota Metro, Kepolisian Kota Metro, Jaksa anak, Hakim anak, Bapas Anak,TP2A Kota Metro, Lembaga perlindungan anak, Psikologi, Pengacara.

Wakil Walikota Metro Djohan,SE.,MM mengatakan perlindungan anak menjadi hal yang sangat penting. Perlindungan anak merupakan suatu upaya untuk menciptakan kondisi dimana anak dapat melaksanakan hak dan kewajibannya,”ujar Wakil Walikota Metro Djohan dalam sambutannya.

“Kita semua memiliki tanggung jawab terhadap pemenuhan hak-hak anak. Karena Negara telah mengamanatkan lewat Undang-undang Perlindungan Anak berdasarkan konsep parents patrie, yaitu Negara memberikan perhatian dan perlindungan kepada anak-anak sebagaimana layaknya orang tua kepada anak-anak. Maka kepentingan terbaik bagi anak menjadi prinsip utama,” ucapnya kepada peserta Sosialisasi.

Wakil Walikota Metro Djohan mengungkapkan bahwa, kegiatan Workshop ini memiliki tujuan dan makna yang cukup penting dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan kesamaan persepsi, serta komitmen kita penyelesaian kasus-kasus anak,” jelas nya.

“Oleh sebab itu kami berharap kepada para peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga benar-benar memahami berbagai materi yang disampaikan,” ujar Djohan menutup Sambutannya.

Plt.Kepala Dinas Sosial Subehi mengatakan tujuan di adakannya workshop ini untuk membangun komitmen dari Penegak Hukum, Instansi dan Pemerintah serta masyarakat. Dimana kegiatan ini di ikuti oleh 100 orang peserta sosialisasi.

“Kegiatan ini dimaksudkan mewujudkan Hak-hak anak yang terdapat dalam Konvensi Hak Anak (KHA) PBB tahun 1989 bisa dikelompokan ke dalam 4 (empat) kategori hak-hak anak yaitu, Hak untuk kelangsungan hidup, Hak untuk tumbuh kembang, Hak untuk mendapatkan perlindungan, Hak untuk berpartisipasi,” ucap Subehi. (Ade Suhendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here