Polres Tanggamus Bekuk DF (24) Sepesialis Pembobol Rumah

0
4

LAMPUNGPAGI.NET — Tersangka berinisial DF (24) warga Pekon Tanjung Agung Kecamatan Kota Agung Barat berhasil dibekuk jajaran unit Reskrim Polsek Kota Agung di Backup Tekab 308 Polres Tanggamus.Dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curamor) dan pencurian dengan pemberatan (curat)

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP. I Made Rasma, SIK, M.Si, Kapolsek Kota Agung AKP. Syafri Lubis, SH mengungkapkan, tersangka ditangkap. Sabtu tanggal 24 Nopember 2018 sekitar pukul 01.00 WIB. Tersangka DF berhasil ditangkap tim gabungan Polsek Kota Agung, saat tersangka berada di rumah salah satu warga Pekon Tanjung Agung.

“Barang Bukti (BB) berhasil diamankan satu unit sepeda motor merk Honda Supra Fit warna hitam dengan Nopol B 3281 KYQ dan 1 unit handphone Advan, kedua BB tersebut kini diamankan di Polsek Kota Agung,” kata Syafri Lubis.

Kronologis kejadian, pencurian sepeda motor korban tetangga tersangka terjadi pada hari. Selasa tanggal 23 Oktober 2018, sekitar pukul 03.00 WIB, saat itu korban sedang tertidur. Tersangka melakukan aksinya dengan cara masuk kedalam rumah melalui pintu belakang dan langsung membawa kabur sepeda motor dari ruang tengah rumah korban.

“Di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut modusnya sama dan akibat tindakan tersangka, korban Mahatir mengalami kerugian Rp 7 juta dan Nong mengalami kerugian Rp 1,5 juta,” kata Syafri.

Berdasarkan informasi dari masyarakat Pekon Tanjung Agung, selama ini perbuatan tersangka sudah sangat meresahkan. Tersangka memang sering pergi keluar Pekon dan dalam beberapa hari kemudian kembali lagi ke Pekon, saat dia kembali ke Pekon dipastikan ada warga kehilangan.

Dihadapan penyidik tersangka mengakui semua perbuatannya, mencuri sendirian dan semua BB masih dipergunakan sendiri juga lantaran belum laku dijual.
“Iya pak saya sendirian malingnya, cuma hasilnya belum dijual karna belum laku dan saya menyesalinya,” kata tersangka.

“Lantaran DF telah melakukan tindakan melawan hukum maka akan dipersangkakan pasal 363 KUHPidana dan terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara,” ujar Syafri. (Irawan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here