Jajaran Polres Tanggamus Temukan Ladang Ganja Seluas 2 Hektar

0
3

LAMPUNGPAGI.NET — Tim Tekab 308 dan Satresnarkoba Polres Tanggamus berhasil menemukan ladang ganja diprediksi luasnya sekitar 2 (dua) hektar, lokasinya terletak di Tulung Balak Dusun Kedaung Pekon/Desa Sukabanjar Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus.

Kapolres Tanggamus AKBP. I Made Rasma, SIK, M.Si didampingi Kasat Reskrim AKP. Devi Sujana, Kasat Narkoba Iptu. Anton Saputra dan Kasat Intelkam AKP. Samsuri menggelar konfrensi Pers di Mapolres Tanggamus. Kamis (8/11) sore kemarin.

Menurut Kapolres ladang tanaman ganja ditemukan di 3 (tiga) lokasi dan Barang Bukti (BB) berhasil diamankan batang ganja siap panen berjumlah 80 batang pohon setinggi 2 meter, 20 batang kecil setinggi 70 cm serta 21 masih dalam semaian.

“Menuju ladang ganja dari jalur hitam membutuhkan waktu sekitar 3 jam, itupun harus ditempuh dengan berjalan kaki dan mendaki gunung,” ungkap I Made Rasma.

Menurut Kapolres, seorang tersangka bernama M. Yusuf (59) pengurus tanaman ganja berhasil diamankan dan pemilik ladang ganja bernama Awi ditetapkan sebagai DPO. Penyelidikan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat adanya penjualan daun ganja basah. Tim gabungan Tekab 308 dan Opsnal Satresnarkoba berhasil mengungkap adanya lahan ganja tersebut pada hari. Senin 29 Oktober 2018.

Setelah dilakukan pengembangan tersangka M Yusuf adalah warga dusun Bayur Pekon/ Desa Ketagung Kecamatan Kota Agung dan Awi pemilik lahan merupakan warga Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur Tanggamus.

“Awalnya tersangka M. Yusuf sempat melarikan diri ke pulau Jawa, bersembunyi di Kecamatan Cimanggis Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Namun akhirnya berhasil ditangkap dirumah anaknya pada. Senin (5/11),” ungkap Kapolres.

Menurut keterangan tersangka M Yusuf menanam ganja atas perintah DPO Awi dan sudah tiga kali memanen, setiap usai panen mendapat upah Rp 100 hingga Rp 250 ribu. barang bukti lainnya berhasil diamankan satu unit handphone untuk mereka berkomunikasi.
Tersangka juga mengaku menanam ganja berjalan sekitar 3 tahun lamanya, dia juga tau jika tanaman ganja adalah tanaman terlarang.

Tersangka M.Yusuf dipersangkakan pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, penjara paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun.

“Saya ikut menanam ganja sudah berjalan sekitar 3 tahun, itunpun karena Awi meminta membantunya lantaran posisi ladang ganja bersebelahan dengan kebun saya,” kata M. Yusuf. (Irawan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here