Polres Metro, Akan Ada Pemasangan CCTV dan Rambu-rambu Lalulintas

0
0

LAMPUNGPAGI.NET — Forum Komunikasi Lalulintas dan Angkutan Jalan (FKLAJ) melaksanakan Rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Ananta Hira Mapolres kota Metro sekira pukul 09.00 Wib Jumat (02/11) lalu yang di Hadiri dari berbagai unsur yaitu dari Polres Metro, Dinas Perhubungan kota Metro, SatPol.PP kota Metro, Dinas PUTR, Akedimisi, Bappeda kota Metro, Dispenda,dan perwakilan media massa, Sabtu (03/11) Kemarin

Ketua Forum Komunikasi lalulintas dan Angkutan Jalan (FKLAJ) Kota Metro AKP.Muhammad Kasyfi Mahardika saat di wawancarai lampungpagi media usai berlangsung rapat koordinasi (Rakor) FKLAJ Kota Metro menyampaikan.

“Hasil Rapat menghasilkan beberapa keputusan dari saran dan masukan peserta forum yaitu pada Bulan November akhir ini nanti akan ada penambahan rambu-rambu lalu lintas, yang pertama berada di depan shopping center kota Metro, dikarenakan jalur nya sudah dilebarkan tetapi disitu dijadikan lahan parkir. Dan penambahan rambu berikut berada di depan Chandra Departement store Metro yang kita ketahui sebenarnya sudah ada rambu-rambu tetapi rambu-rambu nya hilang dan akan dipasang kembali oleh Dishub,” ujar Kasat Lantas Polres Metro Tersebut.

Selain itu AKP.M.Kasyfi Mahardika meminta dengan Dinas Perhubungan untuk juga memasang Rambu perboden di titik jalur lambat dikarenakan berdasarkan data Laka lantas ada di jalur lambat tersebut.

Mengenai rambu-rambu lalulintas yang akan dipasang kembali, untuk menjaga agar tidak hilang pihaknya juga bekerjasama dengan dinas terkait yang membidangi serta bagian dari forum komunikasi lalulintas kota Metro.

“Kami bekerjasama dengan dinas terkait seperti Satpol.PP kota Metro dan semua pihak untuk secara bersama mengawasinya agar tidak hilang dikarenakan itu merupakan aset daerah.rambu larangan parkir akan ditempatkan di depan shopping center kota Metro dan di jalan Ade Irma Suryani depan chandra Dept.Store serta penempatan rambu perboden di jalur lambat nya samping Masjid Taqwa Kota Metro,” terang AKP.M Kasyfi

Kasat lantas Polres Metro ini juga menjelaskan hasil keputusan rapat koordinasi FKLAJ kota Metro juga secara bersama menyepakati penambahan CCTV yang berada di beberapa titik kota Metro untuk Dishub dapat menganggarkan nya.

“Kita kan kawasan tertib lalulintas (KTL) juara satu dan akan dilombakan secara nasional, dan salah satu kategori nya KTL tersebut ialah ada CCTV untuk pengawasan arus lalulintas dan itu akan dianggarkan pada tahun 2019. Untuk penempatan titik CCTV itu akan dipasang di Pos tugu pena dan simpang santa Maria jalan AH.Nasution dan jl.Sosro Sudarmo serta mengenai rekayasa sudah Fix seperti itu dan tinggal penempatan rambu-rambu lalulintas, untuk pelebaran jalan sudah dibahas pada pertemuan pertama forum komunikasi lalulintas,” ujar AKP.M.Kasyfi Mahardika.

Selanjutnya ketua Forum Komunikasi lalulintas kota Metro ini menjelaskan dengan sudah terpasang rambu-rambu lalulintas akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan.

“Setelah ditempatkan rambu-rambu, nanti kita akan lakukan sosialisasi selama tiga bulan untuk mengedukasi dengan adanya penempatan dan fungsi dari rambu-rambu lalulintas tersebut untuk tidak parkir dan melawan arus bagi masyarakat dan pengguna jalan raya,” terang Kasat Lantas Polres Metro AKP.M.Kasyfi Mahardika.

Sementara itu kepala bagian Lalulintas Dishub Kota Metro Michel Suyono menyampaikan hal senada dan mengungkapkan akan adanya penambahan beberapa fasilitas pendukung perangkat lalulintas di kota Metro,

“Akan kita lakukan pemetaan dengan ruang-ruang parkir dan namun untuk saat ini situasi kota Metro yang sempit daerah nya sebenarnya secara umum jalan itu tidak boleh digunakan untuk parkir kendaraan, namun dikarenakan di beberapa titik keramaian itu lahan parkir nya sempit mau tidak mau dipaksakan jalan untuk parkir kendaraan. Dan untuk jalur jalan yang besar, kita harus strength itu tidak boleh maka dari itu jalan negara atau jalan Nasional tidak boleh untuk parkir. Dan akan kita berikan rambu-rambu lalulintas larangan parkir dan melawan arus dengan sarana, prasana perangkat lalulintas di jalur lambat dan persimpangan jalan depan pos tugu pena, depan taman Merdeka, dan simpang Santa Maria jalan Sosro Sudarmo sehingga mengantisipasi dan mencegah timbulnya kecelakaan lalulintas guna memberikan kenyamanan masyarakat kota Metro dan pengguna jalan raya,” pungkas Michel Suyono. (Ade Suhendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here