Di Lampura Dunia Pendidikan Tercoreng Oleh Ulah Oknum Guru Berbuat Cabul

0
3

LAMPUNGPAGI.NET — Dunia pendidikan kembali tercoreng khususnya di bumi ragem tunas lampung bukan tanpa alasan tercorengnya hal ini dikarenakan ulah oknum,” Guru Honorer yang berbuat cabul dengan siswi didiknya” ini terungkap atas pengakuan sebut saja Melati (14) yang masih duduk di SMP dengan bujuk rayu disuruh megang alat kelamin oknum guru honorel teresbut sembari meremas payudara Melati.

Peristiwa pencabulan dengan tersangka oknum guru honorer yang berinisail AIN (34) terjadi pada hari kamis 11 Agustus 2018 lalu hingga September AIN (34) membujuk Melati (14) yang tak lain pelajar SMP untuk memegang alat kelaminya dengan menggunakan handbody lotion merk citra supaya cepat menggeluarkan sperma dari alat kelamin oknum guru honorer untuk onani,sembari meremas payudara nya,Menurut pengakuan Melati (14).

Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana S.IK,.melalui Kapolsek Sungkai Utara AKP Hadi Sutomo membenarkan atas pengungkapan kasus tindak pidana pencabulan anak dibawah umur  yang dilakukan oleh oknum guru honorer penangkapan tersebut langsung ia pimpin di Bundaran Tugu Payan Mas Kotabumi Kabupaten Setempat. Senin (8/10) malam sekira pukul 19.00 Wib.

Kapolsek Sungkai Utara AKP Hadi Sutomo.Menerangkan berdasarkan laporan masyarakat dengan nomor :LP/381/X/2018/PLD LPG/RES Lamut /Sek SK Utara.Tanggal 8 Oktober 2018,Korban Melati (14) Warga Desa Hanakau Jaya Kecamatan Sungkai Utara yang berstatus pelajar SMP dengan tersangka yang berinisial AIN (34) dengan alamat yang sama dengan korban yang berprofesi sebagai guru honor

Kronologis Kejadian pada hari kamis tanggal 11 Agustus 2018 sekira pukul 13.00 wib di Balai Desa Hanakau Jaya  AIN (34)  membujuk rayu korban untuk mengeluarkan spermanya dengan menggunakan Handbody Merk Citra dan di karenakan korban takut dengan terpaksa korban melakukan hal tersebut (Onani) sehingga Sperma pelaku keluar dari penis nya dengan waktu bersamaan pelaku meraba-raba dan memeras-meras kedua payudara korban dan kejadian pencabulan ini di lakukan sampai dengan bulan September 2018 kemudian korban merasa telah di cabuli oleh pelaku sebanyak tiga (3) kali secara tidak berturut-turut.”Terang Kapolsek”

Kapolsek  AKP Hadi Sutomo Menambahkan pada kasus yang sama tersangka AIN (34) dengan korban berbeda Desa Hanakau Jaya wilaya hukum Polsek Sungkai Utara kali ini Korban sebut saja Mawar (17) kejadianya dirumah  Sekretaris Desa (Sekdes) Hanakau Jaya Adi Sanjaya penangkapan berdasarkan laporan polisi nomor  : LP/382/X/2018/Pld Lpg/Res Lamut/Sek. Sk. Utara. Tanggal 08 Oktober 2018.

Kronologis Kejadian pada hari  Minggu tanggal 10 Juni 2018 sekira pukul 13.00 wib di Desa Hanakau Jaya tersangka  AIN (34)  membujuk rayu korban untuk mengeluarkan spermanya kali ini menggunakan Handbody Merk Marina dan di karenakan korban takut dengan terpaksa korban melakukan hal tersebut (Onani).

Sehingga Sperma tersangka keluar dari alat kelamin  nya dengan waktu bersamaan pelaku meraba-raba dan memeras-meras kedua payudara korban dan kejadian pencabulan ini di lakukan sampai dengan bulan September 2018 kemudian korban merasa telah di cabuli oleh pelaku sebanyak tujuh (7) kali secara tidak berturut-turut.

Kronologi penangkapan Kapolsek Sungkai Utara mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa Pelaku Tindak Pidana Pencabulan anak di bawah umur sedang berada di kotabumi  untuk melarikan diri ke Provinsi Aceh Darusalam  kemudian Kapolsek beserta Anggota nya  langsung bertindak cepat  dan langsung mengamankan tersangka AIN (34).

Saat ini Tersangka Pencabulan Anak dibawah umur sudah dititip dan diamankan di Mapolres Lampung Utara guna proses penyidikan lebih lanjut.Ujar Kapolsek Sungkai Utara AKP Hadi Sutomo.(Saiful Anwar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here