Mawar 17 Tahun Diperkosa Ayah Kandung Pamannya Hingga Tetangga

0
8

LAMPUNGPAGI.NET — Sunggu malang nasib Mawar (17) bukan nama sebenarnya setelah dirudapaksa ayah kandungnya entah setan mana yang bersemayam di diri Darisun (41) tega setubuhi anaknya sejak tahun lalu terungkap bukan ayahnya saja namun paman Mawar (17) ikut bejat terhadapnya tak sampai disitu penderitaan tetangga yang juga teman ayahnya menggagahi.

Setelah mendapatkan laporan pihak kepolisian dengan sigap mencokot satu persatu pelaku pemerkosaan terhadap Mawar (17) warga Sungkai Selatan Lampung Utara mulai tertangkap, Jumat (5/10/18).

Sebelumnya, polisi meringkus Darisun (41) bapak kandung korban yang kali pertama menggagahi Mawar (17) selanjutnya, polisi meringkus Marhasan alias Cecep (41) berstatus paman korban, dan Ngatimin alias Demin (50) yang merupakan sahabat Darisun.

Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K melalui AKP Donny Kristian Bara’langi, S.I.K. mengatakan, Ketiga pelaku merupakan warga Sungkai Selatan Kabupaten Setempat. pelaku Darisun memperkosa anak kandungnya sejak tahun 2017 hingga September 2018 lalu, semenjak dia bercerai dengan istrinya. ” Pelaku (bapak kandung korban” mengaku menggagahi anaknya sendiri karena khilaf,” Terang Kasat Reskrim.

Sementara Cecep memperkosa Mawar (17)  sebanyak lima kali sepanjang bulan  Agustus 2018. Dimana,  pertama kali perbuatan bejat tersebut dilakukan saat dirumah korban dalam keadaan sepi  tersangka melihat Mawar usai mandi. Disaat itulah hasrat birahi Cecep timbul dan memperkosa Mawar  “Saat memperkosa Mawar Cecep menyertai dengan ancaman menggunakan senjata tajam (sajam),” Imbuhnya  AKP Donny S.IK

Sedangkan Demin mengaku dirinya menggagahi Mawar juga sebanyak lima kali, sepanjang Mei-September 2018. Itu dilakukan karena Darisun memiliki hutang kepada dirinya sebanyak Rp 600 ribu, dan Darisun menyarankan agar Demin menikahi anaknya tersebut. “Demin mengaku, perbuatannya itu dirumah korban saat kondisi rumah sepi,” kata Kasat Reskrim lagi.

Para pelaku diringkus di tiga lokasi yang berbeda, penangkapan bermula saat korban menceritakan apa yang dialami ke bibinya, lalu bibinya menceritakan ke ibu kandung korban dan kerabat lainnya. Setelah itu mereka langsung melapor ke polisi. “Setelah kami menerima laporan serta keterangan korban, anggota langsung lakukan penyelidikan dan menangkap para pelaku,”Papar Donny

Menurut dia, pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap para pelaku. Sementara korban yang kondisinya saat ini mengalami trauma berat, masih menjalani penanganan oleh psikolog.(ANDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here