DPRD Pengambilan Keputusan Raperda Perubahan APBD TA 2018 Kota Metro

0
2

LAMPUNGPAGI.NET –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kota Metro menggelar Rapat Paripurna tentang Pengambilan Keputusan Terhadap Raperda Perubahan APBD TA. 2018, yang berlangsung hari Senin (17/9) di Ruang Sidang DPRD setempat, Kamis (20/09/2018).

Walikota Metro A.Pairin dalam laporannya menyampaikan, bahwa di bidang Perekonomian pada tahun 2015 laju pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,87%, pada tahun 2016 naik menjadi 5,90%, dan melambat menjadi 5,66% pada tahun 2017.

Namun jika dilihat dari pendapatan per Kapita penduduk Kota Metro pada tahun 2015 yang sebesar 28,01 Juta Rupiah, meningkat menjadi 31,09 Juta Rupiah di tahun 2016 dan meningkat kembali menjadi 33,65 Juta Rupiah di tahun 2018. Hal tersebut membuktikan bahwa tingkat produktivitas penduduk Kota Metro disetiap tahunnya meningkat dengan baik,” jelas A.Pairin

Walikota Metro A.Pairin juga mengungkapkan Terkait jumlah penduduk miskin di Kota Metro pada tahun 2015 – 2017 mengalami penurunan yang signifikan, dimana pada tahun 2015 angka kemiskinan tercatat 10,29%, mengalami penurunan menjadi 10,15% di tahun 2016, dan di tahun 2017 kembali turun menjadi 9,89%. Kota Metro menduduki tingkat kemiskinan terendah ke- 2 setelah Kota Bandar Lampung, dan cukup rendah jika dibandingkan tingkat kemiskinan Provinsi Lampung yang mencapai angka 13,69% pada tahun 2017.

Di bidang Pendidikan bahwa tingkat partisipasi Sekolah jenjang pendidikan dasar telah mencapai angka 97,2% di tahun 2017, dengan pembuktian beberapa prestasi tercatat yang diraih oleh Siswa/i dan Guru pada kompetisi tingkat Provinsi maupun Nasional.

Kemudian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus mengalami peningkatan dan melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD 2016 – 2021, yakni di tahun 2015 IPM sebesar 75,10, tahun 2016 meningkat sebesar 75,45, dan tahun 2018 terus meningkat menjadi 75,87.

Walikota Metro A.Pairin mengucapkan terimakasih atas kerja keras semua Pihak, dan menindaklanjuti saran dengan mempertimbangkan regulasi yang ada serta kapasitas keuangan Daerah Kota Metro,” pungkas A.Pairin. (Ade Suhendra).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here