Polres Tanggamus Amankan Pelaku Curat Barang Milik Mahasiswa KKN

0
3

LAMPUNGPAGI.NET — Tekab 308 Sat Reskrim Polres Tanggamus bersama jajaran Polsek Pulau Panggung dan Polsek Talang Padang telah berhasil ungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat)  tersangka dengan identitas Sumar Hadafi (33) mencuri sejumlah barang milik mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Nusantara yang bernama Budi Haryadi (21) Sebagai warga Desa Sungak Pakning Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis Riau.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP. I Made Rasma, SIK, M.Si, Kapolsek Pulau Panggung melalui Kanit Sabhara Ipda. Hasbullah mengungkapkan Unit Reskrim Polsek Pulau Panggung dibackup Tekab 308 Polres Tanggamus dan Polsek Talang Padang berhasil mengamankan tersangka disekitar rumahnya di Pekon/desa Batu Tegi Kecamatan Air Naningan Tanggamus.

“Pelaku ditangkap. Senin 17 September 2018, sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Hasbullah. Selasa (18/8) siang.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dari laporan korban tanggal 22 Agustus 2018. Setelah korban melapor selanjutnya dilakukan penyelidikan dan tersangka berhasil teridentifikasi. Kemudian dari tangan tersangka juga diamankan barang bukti (BB) 1 unit laptop dan 2 handphone milik korban.

Berdasarkan keterangan tersangka, pencurian dilakukannya pada. Rabu 22 Agustus 2018 sekitar pukul 02.30 WIB, saat tidur dipenginapan mahasiswa KKN Nusantara di Pekon Batu Tegi. Tersangka melakukan kejahatannya seorang diri, dengan cara masuk kedalam rumah lalu mendongkel jendela samping rumah penginapan tersebut.

Setelah tersangka masuk kemudian mengambil barang-barang milik korban 2 unit laptop dan 4 unit hand phone dengan berbagai jenis, mengakibatkan korban mengalami kerugian senilai Rp. 25 juta. Saat ini tersangka berikut BB 1 unit laptop merk toshiba warna merah hitam, Hp Xiomi redmi S2 dan Hp merk Ipone 6 rosi warna gold ditahan di Polsek Pulau Panggung.

“BB lainnya 1 laptop dan 2 handhpone masih dalam pencarian, atas tindakannya tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara,” kata Hasbullah. (Irawan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here