Tanggamus Gelar Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang Aman (B2SA)

0
4

LAMPUNGPAGI.NET — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanggamus menggelar Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten, di Aula Serumpun Padi Kecamatan Gisting Kabupaten Setempat . Kamis (13/09/2018)

Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Tanggamus Johansah, MM menyampaikan, komitmen dalam pemenuhan pangan bagi individu telah diwujudkan dengan diterbitkannya UU No.18 tahun 2012 dan telah dijabarkan dalam peraturan pemerintah No.17 tahun 2015 tentang ketahanan pangan dan gizi. Pemenuhan kebutuhan akan pangan diharapkan memberikan manfaat secara adil dan merata, berdasarkan prinsip kedaulatan kemandirian dan ketahanan pangan.

Tujuan lomba B2SA digelar dalam rangaka menyambut ‘hari pangan sedunia’ tanggal 10 Oktober, sekaligus membudayakan kembali konsumsi pangan pokok bersumber dari pangan lokal, sehingga ketahanan pangan di Tanggamus dapat dicapai secara berkesinambungan, ditandai dengan meningkatnya pendapatan serta kesejahteraan petani berimbas pada membaiknya status gizi masyarakat.

“Melalui lomba B2SA diharapkan program ketahanan pangan One Day No Rice (satu hari tanpa nasi) telah dimulai sejak 2 Maret 2015 tetap berjalan”, kata Johansah.

Selama ini Dinas Ketahanan Pangan telah melaksanakan berbagai kegiatan, diantaranya percepatan penganekaragaman konsumsi pangan (P2KP) melalui program pemanfaatan pekarangan pada 65 kelompok wanita tani (KWT) dan kegiatan penepungan pada 36 KWT, lumbung pangan pada masyarakat di 29 kelompok tani terdapat 29 lumbung pangan dikelola masyarakat, tunda jual pada 8 kelompok tani dan penguatan lembaga distribusi pangan masyarakat (P-LDPM) di 13 gabungan kelompok tani (gapoktan).

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir. FB Karjiyono menyampaikan, untuk mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan, Dinas Ketahanan Pangan Tanggamus telah menggelontorkan beberapa program bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kegiatan telah dilaksanakan tidak akan terlaksanan dengan baik jika tidak ada partisipasi aktif dari masyarakat sebagai pelaku ketahanan pangan.

Guna mendukung percepatan pencapaian ketahanan pangan tingkat rumah tangga di Tanggamus, pemerintah pusat melalui dana dekonsentrasi pada tahun 2018 menggelontorkan dana masing-masing p 50 Juta pada 6 KWT, diperuntukkan bagi pemanfaatan pekarangan pangan melalui program P2KP dengan kegiatan kawasan rumah pangan lestari (KRPL).

“Melalui lomba cipta menu beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) ini diharapkan dapat tercipta Inovasi” pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber pangan pokok utama, sehingga ketergantungan akan pangan pokok bersumber padi/beras dapat dikurangi”, kata Karjiyono.

Untuk daftar nama pemenang lomba, yaitu juara I kategori PKK jatuh Kecamatan Pugung, juara II Sumberejo, Juara III Kecamatan Air Naningan. Juara harapan I kategori PKK diraih Kecamatan Kota Agung, juara II Bulok dan juara III diraih Kecamatan BNS.

Sedangakan, untuk juara I kategori KWT diraih KWT Srikandi Pekon/desa Campang Kecamatan Gisting, juara II diraih KWT Bebarengan Pekon Kutadalom Gisting dan juara III diraih KWT Indah Lestari Pekon Argopeni Sumberejo. Untuk juara harapan I katagori KWT diraih KWT Kuntum berseri Pekon Tegal Binangun Sumberejo, juara II KWT Srikandi Pekon Singosari Talang Padang dan juara III diraih KWT Mahkota Pekon Kalibening Kecamatan Talang Padang.

Turut hadir dalam acara tersebut Pj Bupati Tanggamus diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan FB. Karjiyono, Kepala Dinas Kominfo Sabaruddin, Kepala Dinas Kelautan Edi Narimo, Tim juri penilai dari Dinas Ketahan Pangan Provinsi Lampung diwakili Dra. Meliyanah, MP, Para Camat Se- Tanggamus, Peserta lomba B2SA dari TP PKK dan KWT Se- Tanggamus. (Irawan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here