Penandatanganan MoU Pemkab Pesawaran dengan Ombudsman RI

0
3

LAMPUNGPAGI.NET — Pemerintah Kabupaten Pesawaran laksanakan acara dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penjelasan tentang percepatan penyelesaian laporan pengaduan masyarakat terhadap pelayanan publik dan acara di buka di ruangan Aula pamerintah Kabupaten Pesawaran, Rabu (8/8/2018).

Pemerintah Kabupaten Pesawaran melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Naskah perjanjian kerjasama (MoU) dengan Ombudsman Republik Indonesia di ruanga Gedung pamerintah Daerah Kabupeten Pesawaran.

Acara dibuka Bupati Pesawaran Dendi Ramadona dan di hadiri ketua Ombusman RI prof Amzulian Rifai SH. LLM. PH.D,ketua Ombusman perwakilan prov lampung Nur Rohman wakil bupati, ketua DPRD, Dan Asisten 1

“Dalam sambutan bupati pesawaran mengucapkan selamat Datang kepada Ombusman RI Dan ketua Ombusman perwakilan Lampung atas kunjungan nya ke pamerintah kabupaten pesawaran, dalam sambutan bupati pesawaran tujuan MoU ini merupakan legal formil untuk kita ke depan mendapatkan banyak masukan dari Ombudsman Republik Indonesia dalam penerapan standar pelayanan, dan masyarakat dapat merasakan adanya peningkatan kualitas pelayanan publik,” ungkap Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona dalam sambutannya

“Dalam sambutan Ombusman mengucapkan terimakasih luar biasa dalam sambutan dan suatu alasan kenapa saya bisa hadir di kabupaten pesawaran, dan oleh karena itu bukan basa basi kehadiran saya selaku mendampingin dari pada kabupaten pesawaran dan berupaya ikut untuk bisa menjaga dan membesarakan”ungkapnya.

Di samping itu juga Selain penerapan standar pelayanan, disetiap OPD juga menunjuk petugas yang kompeten dalam menerima dan di adakan tanya jawab tentang sanksi

“Dalam penyampaian kepala dinas kesehatan menyampaikan atas pelayan publik yang di anggap kurang dalam kepuasan, dalam pertanyaan kami apakah wajib dalam pelayanan dan apakah sanksi hukum nya.

Kepala dinas capil (ketut) menyampaikan terkait dalam Pelayan publik dan pada kesempatan ini disini kami mencoba untuk menjadi rintitasi jemput bola, dalam penyampaian ini menyampaikan dalam kontek ini bagai mana cara memberantas dengan adanya pungli dan beliauan mengucapkan alhamdullah bisa walau pelan tapi pasti, ungkap nya

Dalam mengelola birokrasi pamerintah dan pengaduan masyarakat sehingga nantinya dapat menjadi penghubung dengan Ombudsman RI dan Perwakilan Provinsi Lampung.

“Jadi, petugas pengelolaan pengaduan yang dipilih harus kompeten, sehingga dapat menerima dan mengelola pengaduan masyarakat dengan baik,” ucap nya.

Setelah penandantangan MoU ini akan dilakukan pembahasan Penanda tanganan pernanjian Kerja Sama yang didalamnya secara rinci akan membahas kegiatan yang akan dilaksanakan untuk menunjang tujuan dari penandantanganan MoU.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI perwakilan prov lampung, mewakili Ketua Ombudsman RI, Nur Rakhman yusuf. SOS, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pesawaran yang telah menginiasiasi adanya MoU ini.

“Dengan adanya penandatangan MoU ini bisa menjadi contoh melalui adanya komitmen yang sama untuk peningkatan kualitas pelayanan publik di daerahnya masing-masing wilayah.” (Zahrial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here