Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Gelar Operasi Pasar Di Kota Metro

0
6

LAMPUNGPAGI.NET — Dinas Perdagangan Provinsi Lampung dan Perum Bulog Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Penetrasi Pasar/operasi pasar selama dua hari mulai tanggal 28 dan 29 Juli 2018 (Sabtu-Minggu) bertempat di pasar Kopindo Metro dan pasar Margorejo Kota Metro, Minggu (29/07) kemarin.

Kegiatan Operasi pasar dihadiri Dinas perdagangan Provinsi Lampung dan Perum Bulog Divre Provinsi Lampung, Dinas Ketahanan Pangan pertanian dan perikanan Provinsi Lampung,di dampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro Leo M.Hutabarat, kepala Dinas Ketahanan Pangan pertanian dan perikanan kota Metro Lusia, Asosiasi peternak ayam petelur dan Japffa Comfeed Indonesia.

Penetrasi pasar yang dilakukan selama dua hari dalam rangka menstabilisasi harga-harga kebutuhan pokok yang diketahui usai lebaran Idul Fitri, harga kebutuhan pokok masih belum stabil di harga normal.

Hal tersebut di sampaikan kepada Dinas Perdagangan Kota Metro Leo M.Hutabarat melalui Kabid Perdagangan Deni FSR.SH saat di wawancarai media lampungpagi mengatakan tujuan kegiatan penetrasi pasar untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok,

“Biasa nya usai lebaran cenderung harga kebutuhan pokok turun namun kenyataannya harga di barang kebutuhan pokok tersebut belum kembali stabil, seperti telur, daging sapi dan daging ayam ini masih naik. sebenarnya itu fokusnya di operasi pasar selama dua hari ini untuk menstabilkan harga dan membantu daya beli masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan sehari-hari,” ujar Deni.

Dijelaskan nya untuk penetrasi pasar yang dilaksanakan selama dua hari di Pasar Kopindo kota Metro dan pasar Margorejo Kota Metro untuk menstabilkan harga, sebagai berikut kebutuhan pokok dan harga pada operasi pasar yang dilaksanakan, telur ayam harga 20.500 rupiah per kilogram stock 200 kilogram perhari, daging ayam harga 25.000 rupiah per kilogram stock perhari 500 kilogram, daging sapi harga 80.000 rupiah per kilogram dengan stock penetrasi 100 kilogram perhari, selain itu ada juga kebutuhan pokok lain nya seperti beras, tepung, minyak goreng dan gula pasir,” ungkap nya.

Operasi pasar akan dilakukan secara kontinyu dengan melakukan evaluasi terlebih dahulu, akan di laksanakan penetrasi pasar dari bulan ke bulan, kota Metro dan Kota bandar Lampung sebagai penyangga Provinsi Lampung dalam hal pengendalian inflasi menjadi acuan penstabilan harga kebutuhan pokok. Terselenggaranya penetrasi pasar ini kerjasama dengan Provinsi Lampung, Bulog Divre Provinsi Lampung, Dinas Ketahanan Pangan pertanian dan perikanan Provinsi Lampung, Satgas Pangan Polda Lampung, Japfa, dan asosiasi peternak ayam petelur,” ucap nya.

Menurutnya operasi pasar ini menindaklanjuti hasil rapat pertemuan yang diadakan di Dinas Perdagangan Provinsi Lampung dan ini di laksanakan berdasarkan hasil keputusan tim pengendalian inflasi beserta jajaran dan juga keanggotaan tim di pusat yang mengumpulkan perwakilan dari setiap daerah seluruh provinsi seluruh Indonesia di Pusat melalui rapat pertemuan tersebut menghasilkan dan memutuskan dengan menetapkan di laksanakan penetrasi pasar ini,” pungkas Deni. (Ade.S LPM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here