Polres Forkopimda dan Masyarakat Metro Nonton Bareng Film Berjudul 22 Menit

0
4

LAMPUNGPAGI.NET — Polres Metro Nonton Bareng Forkopimda dan Masyarakat kota Metro yang berjudul “22 Menit” sebuah Film karya Uegene Panji & Nyaman Paramitha berlangsung di CGV Trans Studio bandar Lampung, Selasa 24/7/2018. Film yang menceritakan kejadian suatu pagi yang tenang dibulan januari 2016 mendadak menjadi genting dan mencekam setelah terjadi serangan Bom di jalan MH Thamrin, Jakarta.

Dimana seorang polisi bernama Ardi (Ario Bayu) dengan satuan kepolisian segera memburu pelaku pengeboman. Polisi Lalulintas bernama Firman (Ade Firman Hakim) turut membantu mengamankan warga yang panik. Baku tembak pun tidak terhindarkan. Salah satu korban adalah office boy bernama Anas (Encer bagus) yang sedang membeli pesanan makan siang.

Korban luka lain adalah Dessy (Ardita Rasti) dan Mitha (Hana Malasan), dua karyawati yang sedang bergegas berangkat ketempat kerja. Ardi, Firman dan segenap jajaran unit anti terorisme mempertaruhkan nyawa demi mengamankan ibukota dari ledakan bom tersebut dalam waktu 22 Menit.

Film berjudul “22 Menit dengan penggarapan dan teknik yang sangat fresh pengerjaan nya di dunia perfilman. Susunan adegan demi adegan terbilang sangat apik. Peran dalam film tersebut dengan karakter yang di perkenalkan satu persatu sejak awal film berlangsung, dan sesekali penonton di ajak kejadian serupa namun dengan melihat dari sudut pandang berbeda. Penonton terlihat tegang dan Haru dengan cerita serta korban berjatuhan akibat ledakan bom tersebut.

Kapolres Metro AKBP.Umi Fadilah Astutik, S.Sos.,S.Ik.,M.Si beserta Unsur Forkopimda dan Masyarakat kota Metro, di dampingi PJU Polres Metro beserta PJU Kodim 0411/LT dan Anggota, kepala Dinas Kominfo Kota Metro, dan juga Dinas Instansi di kota Metro ikut serta nonton bareng Film berjudul “22 Menit yang terinspirasi dari tragedi bom jalan MH Thamrin Jakarta.

Usai menyaksikan pemutaran Film tersebut, Kapolres Metro AKBP.Umi Fadilah Astutik saat di wawancarai Awak media mengatakan, “Film ini sebenarnya memberikan pesan bagaimana penanganan kasus terorisme, karena ancaman terorisme ini masih berlangsung. Dan kami juga meminta kepada warga masyarakat untuk tetap waspada di lingkungan masing-masing, karena apapun itu ancaman masih ada,” ucap Kapolres.

Melihat makna dari Film 22 Menit, “kita belajar bagaimana penanganan terorisme, film ini menceritakan kisah nyata, jadi kita di minta bagaimana kepolisian mampu mengendalikan dan mengamankan kejadian terorisme hanya dalam waktu 22 Menit dengan contoh kasus tragedi ledakan bom Thamrin,” jelas nya.

Nonton bareng Film 22 Menit, untuk Polda Lampung dilaksanakan serentak. Seluruh Polres juga akan nonton bareng dengan target penonton lima belas ribu orang, dan untuk Polres Metro merupakan yang ke enam dari seluruh Polres nonton bareng film 22 Menit ini,” ujar Kapolres Umi.

Kepala Dinas Kominfo Kota Metro Dra.Farida yang ikut serta Nonton bareng Film 22 Menit tersebut sangat mengapresiasi langkah kepolisian dengan bertindak secara cepat dan profesional dapat mengendalikan serta mengamankan situasi dalam waktu 22 Menit,

“Langkah yang patut di apresiasi terhadap kinerja Polri pada film 22 menit, sangat hebat dan profesional mengatasi terorisme. Melihat korban yang berjatuhan dari warga yang tidak berdosa sangat membuat terharu. Namun keadaan dapat di atasi dengan cepat melalui koordinasi yang sangat baik dan profesional dapat mengamankan ibukota Jakarta dalam waktu 22 Menit, kita apresiasi kinerja Polri melawan terorisme,” pungkas nya. (Ade Suhendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here