Seminar Nasional Tantangan dan Peluang Pengembangan Kopi Robusta

0
3

LAMPUNGPAGI.NET — Dalam rangkaian acara Festival Kopi Robusta penyelenggara juga menggelar Seminar Nasional terkait tantangan dan peluang pengembangan kopi robusta yang dipusatkan di Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Sabtu (21/7/2018).

Disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus pada kegiatan tersebut, bahwa seminar kopi ini tidak lain adalah untuk memberikan pengetahuan kepada para petani kopi untuk meningkatkan kopi robusta di Kabupaten Lampung Barat ini.

“Kopi robusta merupakan penghasilan terbesar di Provinsi Lampung. Kegiatan festival kopi yang mana seminar tentang kopi ini merupakan kegiatan milik bapak ibu petani ini sendiri, Jadi saya berharap kepada para peserta dan petani kopi untuk mengikuti hingga selsai jangan usai makan siang sudah bubar, sehingga hasil seminar ini bisa diterapkan nantinya,” pinta dia.

Parosil melanjutkan, saat ini lebar tanaman kopi robusta sebanyak 55 ribu haktar, ini tentunya modal bagi masyarakat Lampung Barat untuk memajukan para petani.

“Untuk bantuan pupuk akan terus kami upayakan kepeda para petani tentunya harapan kami agar pihak krmentrian pusat bisa memberikan bantuan yang di maksud, jadi nantinya tidak lagi petani mengeluhkan masalah pupuk,” kata dia.

Parosil juga mengajak media yang ada di kabupaten ini untuk membantu dan kerjasama dalam mempublikasikan kopi, karena saat ini Lampung Barat merupakan penyumbang kopi sebanyak 20 persen kopi nasional.

Sementara itu Dewan Kopi Infonesia Steven low, memprediksi tiga tahun kedepan kebutuhan kopi Indonesia akan meningkat tiga kali lipat dari sebelumnya.

“Suatu hari kita akan menjadi negara pengimpor kopi terbesar jika kita bisa meningkatkan produktifitas kopi. Dan Festival kopi ini merupakan tonggak sejarah bagi Lambar. Dengan demikian ini mrnjadikan tantangan kita akan melakukan pengembangan kopi,” kata dia. (Rls/Sb)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here